Berita

Ridwan Kamil (berkemeja abu-abu)/RMOL Jabar

Nusantara

PILGUB JABAR

Ridwan Kamil Belum Tetapkan Tim Dan Strategi Pemenangan

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 13:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku belum menetapkan keputusan-keputusan strategis untuk masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Sementara ini, kubunya masih menunggu penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar.

"Belum (ada) sampai ada penetapan. Kami belum menentukan keputusan-keputusan strategis," katanya kepada wartawan, dikutip dari RMOL Jabar, Sabtu (13/1).


Emil menjelaskan, penentuan ketua tim pemenangan, juru kampanye dan perangkat lain yang terkait pemenangan, bakal dilakukan setelah penetapan calon oleh KPU Jabar.

"Jadi saya tidak mau mendahului (penetapan) KPU Jabar," ujar kandidat yang biasa disapa Kang Emil itu.

Emil menambahkan, penyusunan langkah strategis akan dibahas lagi dengan pimpinan partai-partai pendukung. Saat ini dia mengaku masih menjalani tahapan-tahapan dari KPU sambil melakukan konsolidasi di internal koalisi yang dibentuk.

Pria yang masih menjabat Walikota Bandung itu mengatakan kemungkinan dirinya mulai cuti pada 12 Februari. Dia sudah mulai mengepak barang-barang pribadinya untuk dipindahkan ke markas baru di kawasan Cipaganti, Bandung.

Emil tidak pindah ke rumahnya di Cibeunying Kaler karena dianggap terlalu kecil dan kurang strategis jika digunakan untuk tempat tinggal sekaligus markas pemenangan Pilgub Jabar.

"Setiap hari harus rapat dan harus berinteraksi, terlalu jauh juga repot," ujarnya.

Di Cipaganti, Emil menyewa dua rumah sekaligus. Satu untuk tempat tinggal dan satu lagi buat pos pemenangan.

Terkait harga sewanya, Emil merahasiakannya kepada wartawan.

"Itu Bu Cinta (istri) yang tahu," ucapnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya