Berita

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto/Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI Ajak Umat Kristiani Selamatkan Bangsa

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 07:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memahami peristiwa Natal sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan.  

Kemarin. Panglima TNI menyatakan itu di depan 3000 prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI dari kalangan Kristiani pada Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Demikian diberitakan Puspen TNI.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal," ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengutip Yohanes 3:16 dari Alkitab.


Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang majemuk dan sarat dengan perbedaan. Ia berpesan kepada segenap umat Kristiani Keluarga Besar TNI untuk semakin bijak, terus memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bangsa..

Selain itu, ia mengungkapkan berbagai realitas terkait globalisasi, modernisasi, liberalisasi kehidupan manusia, memunculkan banyak dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. Antara lain, munculnya Tatanan Dunia Baru, cyber warfare, proxy war dalam bentuk kejahatan terorisme, radikalisme, dan narkoba.

"Serta yang tidak kalah mengkhawatirkan adalah selebaran media sosial yang mampu membuat instabilitas, keresahan masyarakat dan bahkan mobilisasi massa atau konflik, meski mayoritas infonya berasal dari sumber yang kurang jelas atau hoax," jelasnya.

Demi menyelamatkan bangsa dan generasi muda, Panglima TNI sangat berharap kepada para pemimpin, tokoh, pemuka agama dan umat Kristiani untuk senantiasa ikut berdiri di depan untuk menyelamatkan bangsa dan masa depan warga Indonesia.

"Kita menginginkan damai Natal terus bisa ada di hati kita masing-masing, damai di bumi damai di hati, semuanya bisa melaksanakan kegiatan dan mengimplementasikannya dalam kegiatan-kegiatan sebagai prajurit TNI," tutup Panglima TNI.

Dalam rangkaian Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, Panitia Natal TNI telah memberikan bantuan dana dan material pembangunan Gereja Genesareth di Kupang-NTT, melaksanakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Bersinar Ciracas, Yayasan Sinar Pelangi Pondok Gede, Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya Cipayung.

Selain itu dan melaksanakan Donor Darah bagi Prajurit dan ASN di Satkes Denma Mabes TNI yang mendapatkan 150 kantong darah untuk disumbangkan ke PMI. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya