Berita

Politik

LGBT Ditolak Jadi Caleg PAN DKI

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 16:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta tidak akan memberikan ruang untuk kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) masuk dalam bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD DKI Jakarta.

"Kalau setelah diseleksi ternyata ada LGBT, tentu sesuai AD/ART yang ada ya akan ditolak," kata Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Kantor DPW PAN DKI Jakarta, Jalan Tebet Barat Raya No 24 A, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Eko menuturkan, pihaknya membuka membuka pendaftaran caleg dalam rangka menempatkan orang-orang di DPRD DKI Jakarta untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan umat Islam yang merupakan mayoritas pemilih PAN, serta mengawal program Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno yang pro rakyat.


Dijelaskan Eko, partainya memiliki visi mewujudkan calon-calon wakil rakyat yang berpihak pada kepentingan rakyat. Kesempatan terbuka bagi para tokoh masyarakat, tokoh agama, pengusaha, publik figur, tokoh pemuda, tokoh pendidikan, dan semua putra-putri terbaik ibukota yang mempunyai visi politik kerakyatan untuk berjuang menjadi anggota DPRD dan DPR RI dari PAN. Namun, tetap ada mekanisme seleksi dan dilihat latar belakangnya.

Lebih lanjut kata Eko, peluang bagi bacaleg PAN sangat terbuka karena saat ini PAN sudah mulai bergerak untuk membentuk kepengurusan hingga tingkat RW, sehingga mesin PAN akan bekerja masif untuk ikut mewujudkan target yang telah direncanakan.

"Para bacaleg akan dimudahkan karena dapat mendaftarkan diri via online melalui website PAN DKI. Terkait target yang ditetapkan, kami meyakini dapat memperoleh 10 kursi di DPRD DKI dan 3 kursi di DPR RI untuk Jakarta," pungkas Eko.[dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya