Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

PILGUB JABAR

Airlangga: Jabar Jangan Dipimpin Orang Yang Masih Coba-coba

SELASA, 09 JANUARI 2018 | 18:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sangat penting bagi Partai Golkar untuk menguasai Jawa Barat lewat kemenangan pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar bulan Juni mendatang.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menilai Jabar sebagai salah satu provinsi penting karena 40 persen industri nasional berada di daerah ini. Karena itu Jabar harus dipimpin orang yang sudah teruji di tengah masyarakatnya.

"Kita punya diamond economy, yakni Karawang, Bekasi, dan Purwakarta. Maka itu Jawa Barat disebut Detroit-nya Indonesia, Yokohama-nya Indonesia. Karenanya, Jawa Barat harus dipimpin bukan oleh orang yang mencoba. Kedua pasangan ini sudah magang di Jawa Barat, sudah bekerja," kata Airlangga, saat berpidato dalam acara "Deklarasi Dua DM" di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (8/1).


Ia menganggap Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi layaknya pasangan kekasih karena memiliki banyak kesamaan dalam prosesnya menuju pencalonan Gubernur-Wakil Gubernur Jabar. Penggabungan kedua tokoh itu seolah jet double engine.   

"Semoga karaos (terasa), semoga kahartos (dimengerti) oleh kader-kader di seluruh Jawa Barat. Mereka sudah berjodoh, jalan berliku akhirnya bersatu," kata pria yang masih menjabat Menteri Perindustrian itu, dikutip dari RMOL Jabar.

Airlangga mengaku tidak pernah mempersoalkan posisi gubernur atau wakil gubernur dalam pencalonan Dedi Mulyadi yang merupakan Ketua DPD Golkar Jabar. Menurut dia, yang utama adalah kepentingan nasional dan masyarakat Jabar pada khususnya.

"Mempertahankan iklim investasi, pertumbuhan ekonomi dipertahankan di atas rata-rata nasional. Harus ada program Sembako yang terjangkau oleh rakyat, menciptakan lapangan pekerjaan, juga rumah yang terjangkau jarak dan harganya, sehingga kualitas keluarga terjaga," pesan Airlangga. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya