Berita

Aries Suci Handayani dan Zulkieflimansyah/Net

Nusantara

Cagub PKS Nyerang Balik

Digoyang Istri Keempat
SELASA, 09 JANUARI 2018 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menjelang Pilkada serentak tahun ini, isunya mulai aneh-aneh. Kali ini, persoalan rumah tangga salah satu cagub terungkap ke publik. Adalah Zulkieflimansyah, jagonya PKS yang bakal maju jadi cagub di Pilgub Nusa Tenggara Barat (NTB), digoyang wanita cantik yang mengaku sebagai istri keempatnya. Goyangannya bukan main. Zulkieflimansyah dilaporkan ke Komnas Perempuan hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) gara-gara menelantarkan sang istri.

Wanita yang mengaku istri keempat Zulkieflimansyah bernama Aries Suci Handayani. Dia disebut telah mendatangi Komnas Perempuan hingga MUI, Jumat (5/1). Wanita berhijab ini melaporkan dugaan penelantaran yang dilakukan Zulkieflimansyah. "Sekitar Mei 2017, saya melaporkan ke Komnas Perempuan. Kemarin (Jumat) saya menindaklanjuti, kemudian saya melaporkan ke MUI," kata Aries dilansir dari Tempo.co, Sabtu (6/1).

Aries merupakan istri keempat Zulkieflimansyah, yang dinikahi 2016. Dia melaporkan suaminya karena sikap dan perlakukan Zulkieflimansyah yang berubah setelah menikah. Aries merasa dia dan kedua anaknya ditelantarkan oleh politisi PKS ini.


Pelaporan ini diamini pengacara Aries, Jamil Burhanuddin. Saat mendampingi kliennya di kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Jumat lalu, Jamil mengatakan tujuan kedatangannya melengkapi berkas pelaporan yang sudah dilakukan sejak Mei 2017. "Kami minta beberapa hal yang tidak tertulis di dalam laporan kami sampaikan," kata Jamil.

Jamil tidak merinci bentuk penelantaran apa yang dilakukan anggota DPR itu terhadap kliennya. Dia berharap, Komnas Perempuan segera melakukan penyelidikan secara komprehensif menyangkut perlakuan cagub NTB ini. Menurutnya, sebelum dilaporkan ke Komnas Perempuan dan MUI, Aries dikabarkan lebih dahulu mengadu ke DPP PKS. Gayung bersambut, Sidang DPP PKS melakukan mediasi dan memerintahkan Zulkieflimansyah menikahi Aries Suci. Namun setelah dinikahi tahun 2016, Aries justru ditelantarkan bersama dua orang anak dari pernikahan dia sebelumnya. Aries dipindahkan dari Sumbawa ke Yogyakarta. Tapi, Zulkieflimansyah tak berubah dan tetap tidak memperlakukan Aries layaknya seorang istri.

Sikap Aries justru ditanggapi dingin Zulkieflimansyah. Anggota Komisi VII PKS itu melaporkan Aries ke Mabes Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik. Tidak terima, Aries melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Jamil berharap, hasil penyelidikan Komnas Perempuan dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh MKD DPR dan DPP PKS sebelum memecat Zulkieflimansyah dari keanggotaan DPR dan statusnya sebagai kader PKS. "Karena menurut kami, itulah yang paling pantas untuk diterima karena perlakuannya atas klien kami," tegas Jamil.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengamini laporan seorang wanita terhadap Zulkieflimansyah. Saat ini DPP PKS masih memberikan waktu dan kesempatan untuk mengklarifikasi soal itu. "Beliau berikan klarifikasi. Pak Zul diberi kesempatan klarifikasi," ujar Mardani kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Mardani menyebut, pihaknya belum memberikan keputusan apalagi sanksi terhadap kadernya itu baik sebagai anggota partai maupun urusan Pilkada NTB. "Semua laporan dipertimbangkan dengan matang,"  pungkasnya.

Terkait peristiwa ini, Zulkieflimansyah sempat mengklarifikasi singkat di akun Facebook @zulkieflimansyah, Sabtu (6/1). Menurutnya, ini perbuatan pencemaran nama baik dan sudah diurus polisi. "Banyak media yang menanyakan tentang Laporan seorang wanita ke Komnas, MUI dll. Saya sudah melaporkan yang bersangkutan ke Bareskrim Mabes Polri dan sedang di proses karena pencemaran nama baik. Mudah-mudahan kompetisi pilgub bisa dilakoni dengan sehat dan beradab..," tulisnya.

Tulisan Zulkieflimansyah ini sepertinya cukup memuaskan pendukungnya. Di laman Facebook itu tidak terlihat komentar bernada nyinyir. "Alhamdulillah.... Hoax jelang pilgub NTB," tulis Emha Tamrin. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya