Berita

Foto/Net

Politik

Habib Aboe Mau Bamsoet Jadi Ketua DPR

SELASA, 09 JANUARI 2018 | 05:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Rekam jejak dan pesona kader Golkar yang juga Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mampu memikat rekan-rekannya sesama legislator. Bahkan, legislator dari partai lain pun menjagokan Bamsoet, panggilan akrab Bambang, untuk menjadi ketua DPR.

Kolega sesama legislator yang memuji Bamsoet salah satunya yakni anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy. Politisi PKS itu menilai Bamsoet merupakan fugur yang cocok untuk memimpin DPR.

"Pertama, pengalamannya di Senayan sudah sangat cukup sehingga pojok-pojok gedung DPR dia sudah paham. Dengan pemahaman yang baik terhadap seluk-beluk DPR, tentunya akan menjadi modal dasar sebagai orang nomor satu di lembaga ini," ujar Aboe kepada wartawan, Senin (8/1).


Kedua, sambung Aboe, Bamsoet memiliki kecakapan sebagai leader. Misalnya, kemampuan Bamsoed dalam memimpin komisi III DPR. Termasuk dalam hal manajemen kelembagaan, proses persidangan hingga pemahaman terhadap tata tertib.

"Dengan kecakapan yang baik dalam memimpin dan pengetahuan yang cukup tentang aturan, pastilah beliau akan menjadi ketua yang mumpuni," ujar Aboe.

Ketiga, lanjut Aboe, figur Bamsoet juga bisa diterima baik oleh legislator yang berbeda fraksi. Menurutnya, akseptabilitas juga penting dalam memimpin.

Menurutnya hal tersebut membuat tidak adanyua resistensi terhadap kepemimpinan Bamsoed nantinya.

"Akseptabilitas yang baik dari anggota ini akan membuat dinamika di komplek senayan menjadi semakin baik," ungkap Aboe.

Namun demikian, Aboe memang hanya bisa berharap. Sebab, hak dan kewenangan untuk menunjuk ketua DPR baru pengganti Setya Novanto ada di Partai Golkar.

"Kami kembalikan semuanya kepada Partai Golkar. Ini urusan dapur mereka, siapa pun yang ditugaskan sebagai pimpinan pastilah kader terbaik mereka," pungkasnya. [nes]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya