Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: Azwar Anas Korban Kezaliman Dan Politik Liberal

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 17:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan mengajak seluruh masyarakat untuk berjuang bersama mewujudkan watak politik yang berkeadaban. PDIP juga menolak berbagai bentuk kampanye hitam yang menghalalkan segala cara menghancurkan reputasi politik Abdullah Azwar Anas.

Demikian ditegaskan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto menilai, begitu kerasnya upaya pihak-pihak manapun yang melakukan kampanye hitam yang mengorbankan aspek etika agar benih-benih generasi muda yang mempunyai kepemimpinan sangat baik dapat dipatahkan di tengah jalan. Karena itulah PDIP tetap kokoh memberikan dukungan moral kepada Azwar Anas.

"Kami memberikan dukungan sepenuhnya, bahwa yang namanya Abdullah Azwar Anas adalah sebuah korban dari politik yang liberal itu," kata Hasto bebepara saat lalu (Sabtu, 6/12).


Untuk itu, tegas Hasto, PDIP memutuskan, bahwa meskipun Anas telah menyerahkan mandat kepada DPP partai, PDIP tetap memberikan dukungan untuk melawan segala upaya yang mencoba menzolimi sosok yang dikenal merakyat tersebut. Partai menginstruksikan jajaran untuk memberikan dukungan terhadap Azwar Anas di dalam menegakkan kebenaran di atas kebenaran itu.

"Sebab kami percaya, kami diajari di dalam berpolitik ini bahwa siapapun yang menghalalkan segala cara tidak akan menang melawan kekuatan rakyat itu sendiri," tegas Hasto.

Hasto mengingatkan bahwa Azwar Anas sangat dicintai oleh rakyat Banyuwangi karena kepedulian dan kinerjanya. Prestasi Azwar Anas di Banyuwangi begitu berderet sehingga kabupaten yang dulu tidak diperhitungkan, sekarang berubah dengan cepat da  rakyatnya hidupnya lebih baik.

"Tetapi kemudian hanya gara-gara merebut kekuasaan dengan menggunakan cara-cara keji meskipun kami tidak percaya foto-foto yang beredar itu. Kami melihat dalam keseharian Bung Anas orang baik, orang jujur. Dia orang yang mencoba menolak berbagai macam suap demi kekuasaan untuk rakyat itu," demikian Hasto. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya