Berita

Melly Goeslaw/Net

Blitz

Melly Goeslaw, Bosan Drama Hiburan, Kunjungi Pengungsi Palestina

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 09:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Melly Goeslaw dan Opick sungguh mulia dan beruntung. Kedua pencipta lagu hit itu berkesempatan menengok kondisi anak-anak pengungsi Pales­tina di tiga negara perbatasan, yakni Turki, Lebanon dan Suriah.

Dalam perjalanan pada 17-24 Desember 2017 itu, mereka mam­pir di Iqro, sekolah penghafal Al Qur'an khusus pengungsi Pales­tina. Di sana, Melly dan Opick sempat menghibur anak-anak dengan lagu-lagu religi, walau memang tanpa iringan musik.

"Tidak pakai musik. Lagu Arab satu, lagu bahasa Indonesia satu," tutur Opick saat dijumpai Rakyat Merdeka.


Sementara Melly mengungkap­kan alasannya pergi ke negeri yang tengah berkonflik tersebut. Yaitu, demi menyingkir sejenak dari drama di dunia hiburan.

"Betapa satu tahun ini berkutat dengan mega drama yang isinya melulu soal eksistensi yang menji­jikan. Takut tersaingi, takut kalah, takut hanya pada eksistensi semata. Itu makanan saya sehari-hari se­bagai seorang yang lebih banyak duduk di dapur meracik masakan-masakan yang kemudian disaji­kan di atas panggung glamour penuh bintang," beber pelantun Ada Apa dengan Cinta? ini.

Dalam kondisi seperti itu, Melly ta­kut ia akan terseret dalam situasi yang negatif. "Kepergian saya kesana adalah cara Allah menyelamatkan hati saya yang masih banyak meng­gerutu, nyinyir dan semua yang jelek," tuturnya.

Keberangkatan Melly dan Opick merupakan bagian dari program Sa­habat Palestina Memanggil (SPM). Keduanya bersama 13 orang lain yakni dari LSM komunitas Tangan Di Atas (TDA), Lembaga Amil Zakat (LAZ) Zakat Sukses, SSC, dan Jar­ingan Sekolah Islam Terpadu (JSlT) Indonesia mengambil peran sebagai Duta Kemanusiaan.

Para Duta Kemanusiaan ini menyalurkan bantuan yang telah terkumpul dari penggalangan do­nasi melalui konser-konser kema­nusiaan bertajuk Palestina selama hampir 5 tahun dengan dipromotori Qupro Indonesia.

Hasilnya, terkumpul dana sebe­sar 50 ribu dolar AS. Dari total dana ini, SPM membeli bahan-bahan makanan (sembako), selimut, Ka­sur, bantal, pemanas dan arang untuk para pengungsi. ***

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya