Berita

Foto/RMOL

Kesehatan

Ini Kunci Keberhasilan Revolusi Mental Pemuda Versi BKKBN

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 04:53 WIB | LAPORAN:

Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Rizal Damanik mengajak seluruh pemuda-pemudi yang berusia 12 tahun hingga 24 tahun untuk merencanakan masa depan dengan tidak menikah di usia dini, tidak melakukan seks pranikah, dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Guru besar di Fakultas Ekologi Manusia IPB ini mengungkapkan untuk menjadikan kondisi tersebut menguntungkan Indonesia, diperlukan adanya peningkatan kompetensi dan kualitas SDM. Salah satu indikator kualitas SDM adalah tingkat pendidikan pemuda-pemudi.


"Kita harap mayoritas pemuda-pemudi Indonesia mampu mengecap pendidikan setinggi mungkin," ujar Rizal di gedung BKKBN, Jakarta, Jumat (5/1).

“Ini penting karena kita harus bangun karakter bangsa. Untuk itu pemerintah menggalakkan pembangunan karakter bangsa melalui revolusi mental, perubahan pola pikir," imbuhnya.

Selain berpendidikan tinggi, lanjut Rizal, pemuda-pemudi Indonesia diharapkan tidak menikah dalam usia yang terlalu muda. Sebabnya, generasi muda yang melangsungkan pernikahan di usia muda itu belum mampu secara materi dan dikhawatirkan dapat melahirkan anak yang kurang sehat karena sel-sel reproduksinya belum matang.

"Kita harapkan kaum muda agar tidak menikah di usia anak. Untuk perempuan batasnya 21 tahun, untuk laki-laki batasnya 25 tahun. Itu kunci keberhasilan revolusi mental pemuda di masa depan," terangnya.

Rizal menambahkan jika pemuda-pemudi bisa merencanakan masa depannya maka kedepannya Indonesia akan memiliki SDM handal dan mampu mengantarkan bangsa menjadi negara hebat di segala hal di mata dunia.

"Saya berharap di tahun 2018 dengan semangat revolusi mental dapat menciptakan generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, berintegritas, memiliki etos kerja dan mau kerja bersama sehingga menjadikan Indonesia yang hebat," pungkas Rizal. [nes] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya