Berita

Nanny Hadi Tjahjanto/Puspen TNI

Nusantara

Ketum Dharma Pertiwi: Kualitas Pertanian Menentukan Kualitas Masyarakat Indonesia

KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 19:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini, Nanny Hadi Tjahjanto, hari ini meninjau Sentra Pembenihan Padi dan Penyuluhan Petani di Driyorejo Gresik, Jawa Timur.

Di sana, istri dari Panglima TNI itu menerima penjelasan tentang kemajuan produksi pangan nasional oleh Sekjen Kementan RI, Heri Priyono. Sekjen Kementan menyampaikan bahwa Indonesia sudah tidak mengimpor beras dari luar negeri dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara agraris yang terkenal dengan pertaniannya. Sebagian besar penduduknya pun berprofesi sebagai petani. Hal ini didukung wilayah Indonesia yang sangat subur.


"Sektor pertanian di Indonesia ini menjadi salah satu pilar ekonomi yang sangat penting bagi Indonesia. Untuk itu, majunya pertanian sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia," tutur Nanny, diberitakan Puspen TNI.

Nanny mengatakan, sektor pertanian mempunyai peran sangat strategis dalam meningkatkan devisa negara dari ekspor hasil pertanian dan penyediaan lapangan pekerjaan. Sektor pertanian juga memberi kontribusi besar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Dengan kualitas pertanian yang baik, maka kualitas masyarakat Indonesia sendiripun menjadi lebih baik,” katanya.

Ia mengakui bahwa Indonesia masih sering menghadapi masalah pertanian, seperti alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan pemukiman yang menyebabkan penurunan produktivitas beras. Perubahan musim yang tidak menentu juga dapat menyebabkan produksi beras menurun sehingga pemerintah pada saat-saat tertentu harus mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Saya sebagai Ketum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini sangat mengapresiasi dengan apa yang telah ditempuh oleh Sentra Pembenihan Padi dan Penyuluhan Petani di Driyorejo Gresik, yang telah ikut berpatisipasi dalam meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan petani," ujar Nanny.

Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada kaum tani perempuan yang disebutnya sebagai pahlawan-pahlawan Indonesia yang membuat Indonesia tak lagi mengimpor beras.
 
"Di sini ada ibu-ibu dari unsur TNI dari darat, laut dan udara yang segera akan menjadi pendamping ibu-ibu di lapangan agar lebih maju lagi," katanya. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya