Berita

All New Toyota Rush/Net

Otomotif

Harga Toyota Rush Baru Nggak Naik

KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 11:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Toyota Astra Motor (TAM) memutuskan harga All New Toyota Rush tidak mengalami kenaikan dibanding model lamanya. Ini merupakan ben­tuk apresiasi produsen oto­motif asal Jepang kepada konsumennya.

"Mulai Januari ini, pelang­gan sudah bisa menikmati em­pat varian all new Rush yang diluncurkan November 2017 lalu. Untuk harga all new Rush, ditetapkan sama seperti model sebelumnya atau tidak men­galami kenaikan," jelas Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto di Jakarta, kemarin.

Selain tidak naik, untuk All New Toyota Rush varian 1.5 TRD Sportivo A/T, harganya lebih rendah Rp 3 juta diband­ing model sebelumnya dari Rp 264,6 juta menjadi Rp 261,3 juta. Sementara, Toyota Rush 1.5 G M/T dibanderol Rp 239,9 juta, Toyota Rush 1.5 G A/T Rp 249,9 juta, dan Toyota Rush 1.5 TRD M/T Rp 251,3 juta.


Menurut Henry, model ter­baru Rush ini tampil serba baru yang diklaim mampu memberikan value for money lebih tinggi kepada pelanggan. "Dimensi lebih panjang, ruang kabin luas, mesin baru, dan pe­nambahan fitur keselamatan," ujarnya.

All New Toyota Rush menggunakan sistem roda penggerak belakang. Model ini dibekali mesin baru berte­knologi Dual VVT-i (2NR). Mesin ini mampu menghasil­kan tenaga 104PS dan torsi 13,9 kgm. Teknologi dual VVT-i (2NR) diklaim lebih efisiens dalam pemakaian bahan bakar.

Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopra­noto mengatakan, tarif baru tersebut mengikuti tarif Bea Balik Nama Kendaraan Ber­motor (BBN-KB) tahun ini. "Harga itu kejutan di awal tahun dari kami kepada kon­sumen," ujar pria yang akrab disapa Soerjo.

Menurut dia, BBN-KB tarifnya selalu naik. Tetapi, TAM selalu ingin memberi­kan produk dengan value for money tinggi kepada pelang­gan. Soerjo melanjutkan, ban­derol Rush terbaru tidak naik karena, faktor pertama sebagai bentuk apresiasi kepda pelang­gan setia sejak 2006.

“Itu membuat kami selalu berusaha memberikan yang terbaik termasuk fitur baru, terkait performa maupun keamanan,” kata Soerjo.

Faktor lain, proses improve­ment (Kaizen) di manufaktur sampai distribusi untuk nanti­nya akan dapat memberikan sesuatu yang lebih baik lagi kepada penaggan, seperti hal­nya harga. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya