Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP: Tahun Politik Momentum Perkuat Spirit Kemanusiaan

SENIN, 01 JANUARI 2018 | 09:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

PDIP berharap tahun baru 2018 bisa menjadi momentum memperkuat spirit kemanusiaan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dijelaskan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kritiyanto, tahun politik 2018 akan menjadi ujian apakah demokrasi Indonesia mampu berdiri kokoh pada pemahaman nilai kemanusiaan yang menyatu dengan nilai ketuhanan, kebangsaan, musyawarah mufakat, dan perjuangan menegakkan keadilan sosial.

"Sebab demokrasi dalam pemilu hanyalah alat. Demokrasi jangan memecah belah bangsa hanya demi alasan kemenangan," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/1).


Dalam konteks ini, PDIP berharap agar Pilkada Serentak 2018, meskipun terjadi persaingan, bahkan kontestasi kekuasaan untuk memenangkan Pemilu, namun watak perikemanusiaan dan perikeadilan tetap menjadi tolok ukur utama kualitas demokrasi di Indonesia.

Kata Hasto, mengingatkan bahwa cita-cita kemerdekaan Indonesia muncul karena perasaan terjajah, diperlakukan tidak adil, dan terampas jiwa kemanusiaannya.

"Karena itulah Tahun Politik 2018 harus dimaknakan untuk memperhebat bekerjanya nilai-nilai kemanusiaan itu," sambungnya.

Dengan kata lain, Pemilukada adalah sarana mencari para pemimpin yang jujur, visioner, dan mampu membawa perubahan untuk perikehidupan rakyat yang lebih baik.

"Mereka yang menghalalkan segala cara dan mengingkari nilai kemanusiaan dengan menyebarkan permusuhan, kebencian dan perpecaham, hendaknya tidak dipilih,” lanjut Hasto.

PDIP, lanjutnya, percaya bahwa kemanusiaan adalah satu. Budi kemanusiaan, hati nurani kemanusiaan seharusnya menyerapi jiwa semua makluk dan menjadi komitmen rakyat Indonesia untuk melalui tahun politik dengan damai, aman dan demokratis.

“Jangan pernah gunakan kekuasaan untuk menang dengan segala cara. Indonesia adalah bangsa yang bermartabat dan berkeadaban Pancasila,” sambungnya.

"Mari kita songsong tahun 2018 dengan penuh optimisme sebagai bangsa yang terus berjuang dengan Pancasila sebagai jalan peradaban Indonesia Raya," tutup Hasto. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya