Berita

Tantowi Yahya bersama Anang Sutono/Dok

Dunia

Dubes Tantowi Dan STP NHI Bandung Sepakat Bantu SDM Warga Samoa-Tonga

MINGGU, 31 DESEMBER 2017 | 10:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Tonga, Tantowi Yahya dan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung, Anang Sutono sepakat memberikan bantuan pengembangan SDM dan peningkatkan kapasitas bagi warga Samoa dan Kerajaan Tonga di bidang pariwisata.

Bantuan di bidang pendidikan dan peningkatkan kapasitas bagi warga kedua negara merupakan bagian dari people to people diplomacy dan Pacific Engagement.

Dubes Tantowi menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam merekatkan hubungan Indonesia dengan kedua negara di Pasifik Selatan, Samoa dan Kerajaan Tonga.


Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) yang ditandatangani oleh Dubes Tantowi Yahya dan Ketua STP NHI Bandung, Dr. Anang Sutono, CHE di Wellington pada Rabu (27/12) lalu.

Menurut Tantowi, STP NHI Bandung akan menyediakan program beasiswa pendidikan dan pelatihan bagi mahasiswa, pegawai/pejabat pemerintah, dan pelaku usaha dari kedua negara di bidang pariwisata. Program beasiswa dapat diberikan dalam berbagai jenjang pendidikan formal dari tingkat D-III, D-IV, S-1 sampai dengan S-2 dengan pengantar bahasa Inggris. Selain melalui berbagai jenjang pendidikan formal, bantuan peningkatan kapasitas di bidang pariwisata juga akan diberikan dalam bentuk pelatihan “short course”.

"Untuk setiap tahunnya terbuka peluang mengikutsertakan penerima beasiswa dari masing-masing kedua negara. Beasiswa yang diberikan meliputi bebas biaya kuliah (tuition fee), bantuan akomodasi serta uang saku (allowance)," demikian Anang Sutono menguraikan.

Dalam audiensinya ke PM Samoa,Tuilaepa Lupesoliai Neioti Aiono Sailele Malielagaoi di Apia dan Raja Tonga, Tupou VI di Nakualofa beberapa waktu lalu, Tantowi menyampaikan akan adanya bantuan teknis dan peningkatan kapasitas SDM di bidang pariwisata dari Indonesia kepada kedua negara. Tawaran ini disambut dengan suka cita oleh kedua kepala negara mengingat pariwisata adalah indutsri utama mereka.

Samoa dan Kerajaan Tonga merupakan dua negara kepulauan di Pasifik Selatan, yang memiliki potensi besar di pariwisata khususnya wisata bahari. Pemerintah kedua negara memiliki visi dan kepentingan dalam  mengembangkan pariwisata sebagai industri untuk menopang pendapatan negara.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya