Berita

Net

Politik

Tingkatkan Pengalaman Pembangunan, Bappenas Teken MoU Dengan IDB

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 18:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pemerintah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Islamic Development Bank (IDB) untuk meningkatkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman sebagai platform untuk kerjasama pembangunan di antara negara anggota.

MoU diteken Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Presiden IDB Bandar Hajjar di Jeddah, Kerajaan Arab Saudi, Rabu, 27 Desember 2017.

Diinformasikan Communications Officer IDB Country Gateway Office Indonesia, Riza Iskandar, di dalam MoU tersebut, lingkup pertukaran pengetahuan dan pengalaman meliputi bidang pertanian, perikanan, kesehatan dan populasi, pendidikan dan pelatihan teknis dan vokasi, farmasi, perencanaan dan penganggaran, keuangan mikro, transportasi, teknologi, industri, pengurangan risiko dan mitigasi bencana, serta keuangan Syariah.


Kerjasama Indonesia dengan negara-negara anggota IDB di bidang pertukaran pengetahuan dan pengalaman semakin meningkat, dan saat ini sedang dikembangkan satu proyek pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Suriname di bidang inseminasi buatan untuk ternak.

Beberapa proyek baru telah diidentifikasi untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang pengembangan vaksin antara Indonesia, Maroko dan Tunisia, yang melibatkan Biofarma, satu BUMN yang
siap berbagi pengetahuan dan keahlian di bidang pembuatan obat-obatan.

Pemerintah Indonesia sendiri telah berkomitmen menyediakan anggaran untuk proyek-proyek pertukaran pengetahuan dan pengalaman di antara negara anggota IDB. Program ini melibatkan para pemangku kebijakan di Indonesia, yang telah diinisiasi semenjak tahun 2014 dengan total anggaran yang disediakan sejumlah 7,34 juta dolar AS.

Inisiatif pertukaran pengetahuan dan pengalaman pertama adalah kerjasama antara Indonesia dan Republik Kyrgyztan di bidang inseminasi buatan untuk ternak, di mana Pemerintah Indonesia berkontribusi sejumlah 938 ribu dolar AS, yang merupakan 60% dari nilai total proyek sebesar 1,37 juta dolar AS.

Inisiatif kedua berupa kerjasama antara Indonesia dan Senegal di bidang bidang pengelolaan risiko bencana (mitigasi banjir). Pemerintah Indonesia berkontribusi sejumlah 900 ribu dolar AS, 13% dari total nilai proyek sebesar 7 juta dolar AS.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya