Berita

Lorde/Net

Blitz

Lorde, Batalkan Konser Ikut Boikot Israel

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 09:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pelantun lagu hit Royals dan Perfect Places, Lorde, membatalkan konser di Tel Aviv, Israel akibat polemik soal Yerusalem yang diklaim sebagai ibu kota negara Yahudi tersebut.

Dara 21 tahun ini pada pe­kan lalu telah mengumumkan jadwal tur konser, dan salah satunya adalah di Tel Aviv pada Juni 2018 itu.

"Saya menerima banyak pesan serta surat dan telah berdiskusi mendengar penda­pat dari banyak orang, dan saya pikir keputusan yang te­pat saat ini adalah membatal­kan konser itu," tulis Lorde dalam sebuah pernyataan yang disampaikan promotor konsernya di Israel, Naranjah, seperti dikutip dari AFP.


Peraih Grammy ini pun meminta maaf kepada pengge­mar dan promotornya karena tak bisa menepati janji tampil di Tel Aviv. Ia menyatakan keputusan itu diambil setelah menerima masukan baik dari negara asalnya, Selandia Baru, maupun dunia untuk ikut da­lam kampanye memboikot Israel.

"Saya benar-benar minta maaf tak bisa menepati komit­men saya untuk datang dan bermain untuk Anda. Saya harap suatu hari nanti kita bisa menari bersama," kata Lorde.

Naranjah menyatakan pihaknya menerima permint­aan maaf sang bintang. Mereka berharap agar rangkaian tur konser Lorde di Rusia dan Amerika tetap berjalan lancar. Gerakan boikot Israel yang dikenal dengan Boycott, Di­vestment and Sanctions (BDS) itu sudah banyak mengurung­kan niat para musisi dunia tampil di Israel. Beberapa di antaranya adalah Stevie Wonder, Carlos Santana, dan Lauryn Hill.

Di sisi lain, beberapa musisi besar lainnya justru tak terpen­garuh dengan desakan boikot Israel. Beberapa di antaranya adalah eks pentolan The Beat­les, Paul McCartney, Rolling Stones, Elton John, Bon Jovi, dan yang teranyar Radiohead tetap tampil di Israel. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya