Berita

Tito Karnavian-Maruarar Sirait/Net

Nusantara

Open House Di Kediaman Maruarar, Kapolri Pastikan Tidak Ada Insiden Natal

SENIN, 25 DESEMBER 2017 | 23:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjaga keamanan dan kenyamanan semua warga negara dalam merayakan hari keagamaan sebagaimana yang diyakini para pemeluknya merupakan amanat konstitusi. Karena itu juga, Polri komitmen menjaga keamanan dan ketertiban dalam perayaan Natal tahun ini.

"Ini merupakan amanat konstitusi," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menyampaikan sambutan dalam acara open house Natal di kediaman politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan (Senin, 25/12).

Tito memastikan bahwa hingga saat tidak ada insiden Natal. Hal ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri komitmen menjaga kemananan Natal. Tentu saja, hal ini juga atas peran serta masyarakat, terutama Barisan Ansor Serbaguna (Banser).


"Kader-kader Banser, sebanyak 2 juta orang ikut mengamankan Natal. Kami berterimakasih kepada Banser. Sebab tentu saja, TNI dan Polri tidak ada jika tidak ada rakyat Indonesia," ungkap Tito, yang datang ke rumah Maruarar bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sebagai tuan rumah, Maruarar mengapresiasi kinerja TNI dan Polri dalam pengamanan Natal. Dengan peran TNI dan Polri, perayaan Natal 2017 berjalan dengan aman dan damai.

"Keamanan Natal merupakan kado terindah dari TNI dan Polri, dari pemerintah dan negara bagi kita semua," ungkap Maruarar.

Perayaan Natal di rumah Maruarar Sirait benar-benar meriah, dengan dihadiri sekitar 500 orang. Dalam open house ini juga hadir berbagai tamu undangan dan aktivis dari lintas agama. Sebut saja misalnya Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mulyadi P Tamsir dan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sahat Martin Philip Sinurat.

Tak kurang dari itu, hadir juga sejumlah politisi, tokoh agama dan pejabat serta profesional lintas bidang. Sebut saja misalnya tiga politikus Golkar Idrus Marham, Misbakhun dan Zainudin Amali. Hadir juga Ketua BPKP Ardan Adiperdana dan Walikota Bogor Bima Arya. Tak ketinggalan ada tokoh NU Yenny Wahid. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya