Berita

Agus Harimurti Yudhoyono menerima penghargaan dari RMOL/Net

Politik

PILPRES 2019

AHY: Hanya Allah Yang Tahu Persis Rencana Untuk Saya

SENIN, 25 DESEMBER 2017 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Duet Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mampu melawan Jokowi sebagai petahana di Pilpres 2019 berdasarkan hasil survei PolMark Indonesia. AHY ogah terlena menanggapi itu.

"Hasil survei penting karena itu menjadi kompas. Kita perlu menjadikan kompas itu supaya kita tahu arah bergerak mesti kemana," ujar AHY saat ditemui di di Hotel Aston Cirebon, Jawa Barat.

"Akan tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita bisa mendedikasikan waktu, mendedikasikan energi untuk terus berinteraksi menemui masyarakat kita dimana pun berada. Karena bagi saya itu adalah fase penting dalam proses pembelajaran dan melengkapi pemahaman saya terhadap bangsa Indonesia," sambung dia.


AHY menyampaikan proses mempersiapkan diri jauh lebih penting dibandingkan berandai-andai. Sekalipun orang banyak mengatakan Pilpres 2019 tidak lama lagi, dirinya memilih fokus mendedikasikan energi untuk menemui masyarakat.

"Saya tidak ingin menyampaikan target-target yang spekulatif, sehingga kemana-mana," ucap AHY seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar, Senin (25/12).

Soal maju capres atau cawapres di 2019, AHY tidak bisa menjawab sekarang. Sebagai manusia biasa, kata AHY, dirinya hanya bisa mempersiapkan diri. Jika sewaktu-waktu ada tugas negara atau ada kehendak sejarah yang menginginkannya untuk dapat berkontribusi lebih bagi masyarakat dan negara, maka harus siap.

"Hanya Allah SWT yang tahu persis apa rencana yang akan diberikan kepada saya pribadi. (Tapi) saya harus mempersiapkan diri dari sekarang. Tidak boleh pada saatnya saya nyatakan saya belum siap," tukas AHY.

Hasil survei Polmark Indonesia terbaru menyebut duat Anies-AHY mampu melawan Jokowi sebagai petahana. Survei dilakukan lembaga milik Eep Saefulloh Fatah ini pada 13-25 November 2017, melibatkan 2.600 responden yang dipilih secara acak dengan margin of error survei +/- 1,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei sejumlah tokoh disimulasikan sebagai alternatif selain Jokowi dan Prabowo. Nama-nama pun dimunculkan, ada Jenderal Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, AHY, Zulkifli Hasan dan Chairul Tanjung. Hasilnya elektabilitas tertinggi jatuh kepada Anies jika berpasangan dengan AHY dengan perolehan 55,3%, sementara pasangan Anis-Gatot 50,4%.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya