Berita

Ma’ruf Amin/Dok

Nusantara

Ma’ruf Amin Tantang Kader NU Bikin Muktamar Di Kalsel

MINGGU, 24 DESEMBER 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Di masa lalu, kader NU Kalimantan Selatan sanggup menggelar muktamar sebagai kontribusi besar menuntaskan perjuangan sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.

Demikian disampaikan Rois ‘Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin. Maruf mengharapkan kader NU dapat mengulangi prestasi di masa lalu yang sanggup menggelar muktamar di daerah yang kaya batu bara ini.

"Saat itu tahun 1936. Dengan kondisi sekarang, apakah sanggup mengulangi kejayaan itu,” kata Ma’ruf Amin saat menyampaikan tausyiah dan doa bersama di Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel, Banjarmasin, Sabtu malam (23/12).


Ma’ruf Amin hadir dalam rangka Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan yang digelar sejak 22-24 Desember 2017. Agenda konferwil PWNU Kalsel adalah pergantian KH Sarbaini Haira yang sudah menjadi Ketua Dewan Tanfiz selama dua periode. Sarbaini Haira tak bersedia lagi memimpin NU Kalsel dengan alasan mempersiapkan kader muda yang tampil sebagai pemimpin.

Tantangan Ma’ruf Amin tersebut mendapat jawaban. Adalah kader NU, Mardani H Maming menegaskan kesanggupannya. Bupati Tanah Bumbu tersebut menegaskan siap menjadi tuan rumah ormas terbesar di Indonesia itu.

"Kalsel sangat siap jika dipercaya menjadi tuan rumah muktamar NU. Kami warga Tanah Bumbu akan merasa terhormat untuk menjadi tempat penyelenggaraan,"kata Mardani.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua PWNU Kalsel KH Sarbaini Haira menegaskan sangat bangga dengan tantangan dari KH Ma’ruf Amin. Karena itu, imbuh dia, sebelum kepengurusannya dinyatakan demisioner, PWNU Kalsel langsung menyampaikan surat resmi kepada PBNU.

"Tentu kami sangat senang. Karena itu, sebelum kepengurusan kami demisioner, kami buat surat ke PBNU yang menyatakan siap jadi pelaksana muktamar. Surat ini akan kami titipkan langsung dengan KH Ma’ruf," pungkasnya.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya