Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Hukum

Ternyata Benar, Hukuman Ahok Dipotong 15 Hari

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 21:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Kabar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapatkan remisi ternyata bukan isapan jempol. Pemerintah mengurangi hukuman bekas Gubernur DKI itu 15 hari.

"Iya dapat, dia (Ahok) dapat remisi 15 hari," ujar Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Ade Kusmanto, Jumat (22/12).

Remisi terhadap Ahok diberikan untuk Hari Raya Natal. Ade menjelaskan Ahok mendapatkan remisi karena telah memenuhi persyaratan. Dia sudah menjalani hukuman lebih dari 6 bulan, kemudian berkelakuan baik selama di penjara.


Ade menjelaskan remisi diberikan bukan karena Ahok mengajukan pengurangan penahanan ke Kemenkumham lewat kuasa hukumnya, melainkan sudah otomatis mendapatkannya.

"Sudah otomatis itu (mendapatkan remisi)," tutur Ade.

Ade, seperti dilansir Jawapos.com, menekankan semua tahanan berhak mendapatkan remisi hari raya keagamaan asalkan sudah melewati kurungan penjara selama 6 bulan dan juga berkelakuan baik.

Kabar Ahok akan mendapatkan remisi muncul di pemberitaan sejak hari Selasa (19/12). Kabar tersebut diutarakan pengacara Ahok, I Wayan Sudirta. Wayan mengatakan selain Natal, Ahok juga bakal mendapatkan remisi 2 bulan pada hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018.

Ahok mendekam di Mako Brimob lantaran dia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Majelis hakum menjatuhkan 2 tahun kurungan penjara karena terbukti melakukan penodaan agama di Kepulauan Seribu pada September 2016 lalu.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya