Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI: Lomba Tembak Dunia Harus Jadi Sasaran Pembinaan Dan Latihan

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 19:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kegiatan lomba menembak kelas dunia harus menjadi sasaran dalam pembinaan dan latihan petembak yang dilakukan internal TNI.

Demikian salah satu poin dalam amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan pada Penutupan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan TNI AU, di Lapangan Tembak Wing I Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/12).
 
"Jadikan event menembak dunia sebagai sasaran dalam pembinaan dan latihan petembak, dengan mempedomani catatan pencapaian prestasi yang telah diraih, sebagai tolok ukur pembinaan prestasi dan motivasi atlet petembak angkatan," kata Panglima TNI.
 

 
Panglima TNI mengatakan, event menembak pada masing-masing angkatan harus jadi bagian penyiapan keikutsertaan TNI pada Kejuaraan Asia-Asia Pasific Military Shooting Championship, AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) dan mempertahankan prestasi Juara Umum Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) tahun depan.
 
Hadi Tjahjanto juga menyampaikan agar para prajuritnya mempedomani filosofi "Bisa Karena Biasa" yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan, serta evaluasi dari setiap tahapan latihan.

"Selenggarakan event menembak di masing-masing angkatan sebagai evaluasi hasil pembinaan dan latihan satuan menuju event menembak tingkat Piala Panglima TNI selanjutnya," ujarnya.
 
Mengakhiri amanatnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menetapkan TNI AD sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI pada tahun 2018.

"Saya minta disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk penyelenggaraan lomba tembak," pungkasnya.
 
Perolehan medali hasil Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 yaitu Mabes TNI (3 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu), TNI AD (32 Emas, 16 Perak, 2 Perunggu), TNI AL (6 Emas, 20 Perak, 5 Perunggu) dan TNI AU (1 Emas,4 Perak, 19 Perunggu). Yang keluar sebagai Juara Umum adalah kontingen TNI AD. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya