Berita

Foto: Biro KIP Kemenhub

Nusantara

Menhub: Pengembangan Bandara Douw Aturure Di Nabire Selesai Akhir 2019

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 09:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan mimpi masyarakat Nabire untuk memiliki bandara besar pada akhir tahun 2019.

Hal ini ditegaskan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, usai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Papua, Rabu (20/12).

"Pengembangan Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua akan selesai akhir tahun 2019 atau paling lambat tahun 2020," tegas Budi.


Lanjut Menhub, nantinya Kementerian Perhubungan akan segera melakukan pengembangan terminal penumpang Bandara Douw Aturure di Nabire.

"Masyarakat Nabire akan memiliki bandara yang besar, terminal penumpang akan dibangun seluas 8000 meter persegi. Tahap berikutnya dikembangkan menjadi 15.000 meter persegi," jelas Menhub.

Pengembangan dilakukan terkait rencana menjadikan bandara tersebut sebagai simpul sekaligus penghubung bagi wilayah yang berada di sekitarnya, yaitu Paniai, Dogiyai, Diyai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Waropen, Wondama dan Kaimana. Tentu saja proyek itu bakal berdampak pada pengembangan potensi wisata di Nabire.

"Seperti harapan Bapak Presiden, diharapkan nantinya Bandara Douw Aturure akan ikut meningkatkan potensi pariwisata di Provinsi Papua, khususnya Kabupaten Nabire," ujar Budi.

Selain Budi Karya Sumadi, turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo yaitu Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, dan Gubernur Papua, Lukas Enembe. [ald/adv]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya