Berita

Foto: Istimewa

Bisnis

Kebijakan Fiskal Harus Tingkatkan Ekonomi Nasional

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 00:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kebijakan fiskal seharusnya menjadi perangkat untuk meningkatkan atau menstimulus pencapaian dari program ekonomi nasional ke depan.

Hal ini disampaikan Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P. Roeslani saat menjadi pembicara pada Dialog yang diselenggarakan oleh HIPMI-KADIN  yang bertajuk "Arah Kebijakan Perpajakan 2018" di Jakarta (Rabu, 20/12).

Selain Rosan, turut menjadi pembicara pada dialog tersebut antara lain Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, dan perwakilan Komisi XI DPR RI.


Sementara Dirjen Pajak Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan turut hadir dalam acara tersebut dan menjadi pembicara kunci. Dialog tersebut dimoderatori langsung oleh Maruarar Sirait, Anggota Komisi XI DPR RI.

Rosan menjelaskan, seharusnya kebijakan pemerintah sesuai dengan kondisi ekonomi yang sedang terjadi. Jika pada saat perekonomian sedang mengendor, pemerintah harus menciptakan  kebijakan-kebijakan yang mampu stimulus dunia usaha semakin meningkat.

"Jika pertumbuhan  lagi mengencang kita pengusaha juga akan mengerti  untuk membayar pajak yang lebih tinggi," imbuhnya.

Rosan mengatakan bahwa pertemuan ini sangat penting. Melalui forum dialog inilah  arah kebijakan dari dirjen akan di ketahui oleh para pengusaha.

"Menurutnya saya dengan adanya forum dialog ini menjadi sarana untuk mensosialisasikan kebijakan dirjen pajak. Sehingga sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dan dirjen pajak terbangun,"jelasnya.

Lebih lanjut dia berharap dengan adanya dialog ini akan membawa manfaat bagi semua. "Dialog ini akan  membawa azaz manfaat bagi dunia usaha dan seluruh masyarakat Indo onesia," katanya. [sam]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya