Berita

Muara Karta/Net

Hukum

Berantas Narkoba, Indonesia Mesti Contoh Filipina

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 21:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mengharapkan Indonesia mencontoh ketegasan pemerintah Filipina dalam memberantas peredaran narkotika.

"Contohlah Filipina. Pengedar narkoba langsung tembak mati, tidak ada ampun bagi mereka perusak generasi bangsa," kata Dewan Pembina Peradi, Muara Karta, saat menghadiri Malam Panda 3 Jaya SMA Taruna Nusantara, di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Selasa (19/12).

Dia mengatakan peredaran narkoba di Indonesia semakin memprihatinkan. Namun demikian, penindakan terhadap pengedar narkoba di Tanah Air selama ini seolah tidak menimbulkan efek jera.


"Pemerintah harus mencari solusi. Bisa menjatuhkan hukuman mati tanpa pandang bulu terhadap seluruh bandar narkoba," imbuhnya.

Selain ketegasan pemerintah, dia menekankan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah-sekolah di daerah dapat meniru sekolah Taruna Nusantara dalam memperbaiki kualitas pendidikan. Tentu saja, katanya, perlu didukung penuh oleh pemerintah dengan memberikan anggaran cukup.

"Karena selama ini selalu saja minimnya anggaran menjadi alasan dalam membangun pendidikan berkualitas. Padahal pendidikan adalah modal yang sangat penting untuk membangun generasi bangsa yang kuat, disiplin dan terbebas dari narkoba," pungkas Karta.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya