Berita

Politik

Dipimpin Airlangga, Golkar Lebih Bersih dan Berintegritas

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 20:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), secara resmi Airlangga Hartarto dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar hingga tahun 2019.

Dalam Munaslub yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, 18-20 Desember 2017, Airlangga mendapatkan dukungan penuh dari 34 Dewan Pimpinan Daerah tingkat I, 514 DPD tingkat II, dan 10 Ormas pendiri dan yang didirikan oleh Golkar. Hal ini membuat Airlangga terpilih secara aklamasi.

"Ini sejalan dengan hasil rapat pleno dan rapimnas beberapa waktu lalu," ujar Airlangga di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (20/12/017).


Menanggapi hal itu, Sekjen Wanita  Swadiri, organisasi sayap Partai Golkar di bawah SOKSI, Yovita Handini mengatakan hasil Munaslub Partai Golkar yang mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum telah membawa semangat baru bagi partai beringin.

"Saya optimis, ke depan Partai Golkar bisa lebih banyak memberikan sumbangsihnya kepada bangsa dan negara. Karena saya melihat, ketua umum yang baru, bapak Airlangga bisa membawa Golkar menjadi lebih bersih dan berintegritas," jelas Yovita.

Selanjutnya, menurut Yovita, ketua umum yang baru sebagai formatur tunggal bisa menyusun kepengurusan Partai Golkar yang solid dan berkualitas, sehingga mampu menjawab tantangan yang ada di depan mata, baik internal maupun eksternal.

"Kita tahu bersama, Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 sudah sangat dekat. Mau tidak mau, kepengurusan yang baru dan seluruh kader Partai Golkar harus bekerja cepat dan efektif untuk mengangkat elektabilitas Partai Golkar yang menurun sehingga selanjutnya mampu memenangkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden untuk periode kedua," pungkas Yovita.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya