Berita

Politik

Dubes Yuddy Bagikan Buku Cerita Rakyat Indonesia Ke Sekolah Kadet Di Kyiv

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Duta Besar RI untuk Ukraina Prof. Yuddy Chrisnandi mengunjungi sekolah Kadet di Kyiv, Ukraina. Kunjungan itu untuk memenuhi undangan dari kepala sekolah Kadet, Nataliyya Mikalivna serta melihat bagaimana proses pembentukan karakter anak-anak dan generasi muda di sekolah tersebut.

Lyceum - boarding school â„– 23 "Cadet corps, demikian nama dari sekolah kadet berasrama yang mengenalkan kepribadian disiplin kepada murid-muridnya sejak kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 12.

Sejak dini, anak-anak dibekali pendidikan karakter mulai dari pengenalan sejarah bangsanya, kebudayaan hingga pelatihan fisik. Bagi anak-anak perempuan, diarahkan agar mereka menyadari perannya sebagai wanita Ukraina mulai dari cara perilaku terhadap orang tua dan guru hingga kepantasan berpakaian. Ciri-ciri anak-anak lulusan sekolah ini adalah mereka siap ditempatkan dimana saja di seluruh Ukraina bahkan jika harus dipanggil untuk berperang mempertahankan negara mereka.


Menurut Dubes Yuddy, Indonesia bisa mengambil pengalaman dari Ukraina mengenai cara melindungi anak-anak dan generasi mudanya dari ancaman, sekaligus memberikan bekal menghadapi tantangan masa depan. Di sekolah, penghargaan waktu dalam mendapatkan bekal masa depan sangat penting. Setiap anak diberikan kesadaran mengelola waktunya mulai dari bangun tidur, mengerjakan kewajibannya, hingga berinteraksi sosial.

"Setiap saat, anak-anak diawasi oleh guru dan para seniornya dengan penuh tanggung jawab," ujar Yuddy dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (20/12).

Mereka menyadari ancaman di luar bagi anak-anak dan generasi muda begitu besar, sehingga memberikan bekal bagi generasi muda merupakan tanggung jawab bangsa dan negara. Bangsa Ukraina menyadari, proses menghancurkan suatu bangsa adalah dengan menghancurkan anak-anak dan generasi muda baik melalui penghancuran karakter, akal dan fisik seperti narkotika dan obat-obat terlarang, LGBT hingga paham yang tidak sesuai dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Dubes Yuddy disambut dengan parade ala militer dan salam khas Ukraina serta Orkestra yang dibawakan oleh para Kadet. Dia menyampaikan terima kasih atas keramahan masyarakat Ukraina kepada bangsa Indonesia. Dia mengatakan bahwa apa yang dilaksanakan di sekolah Kadet merupakan best practice yang patut dipertimbangkan untuk diterapkan di Indonesia.

Secara khusus untuk Lyceum - boarding school â„– 23 "Cadet corps" yang berlokasi di Shevchenkivsky district of Kyiv, Dubes Yuddy memberikan buku cerita rakyat Indonesia "Bawang Putih dan Bawang Merah, serta cerita Semut dan Gajah" yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Ukraina oleh Staf KBRI Kyiv, Marina Barabash.

Dubes Yuddy menjelaskan buku tersebut berisi cerita rakyat Indonesia yang popular. Cerita tersebut menyampaikan pesan moral yang penuh makna tanpa menggurui atau memaksakan nilai kepada anak-anak, sehingga tanpa disadari anak-anak dapat meniru hal-hal yang positif dari cerita-cerita tersebut.

"Saya bangga, buku cerita rakyat Indonesia kini dapat dibaca dalam tulisan dan bahasa Ukraina, serta mengucapkan terima-kasih dan penghargaan kepada Marina Barabash atas dedikasinya," tutup Dubes Yuddy. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya