Berita

Foto/Net

Otomotif

Penjualan Ekspor Toyota Naik 20%

Fortuner Penyumbang Terbesar
SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 08:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Toyota Indonesia mencatat sepanjang Januari-November berhasil ekspor 190.000 ken­daraan utuh (Completely Built Up/CBU). Jumlah tesebut naik 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Wakil Presiden Toyota Mo­tor Manufacturing Indone­sia (TMMIN) Edward Otto Kanter mengatakan pening­katan ekspor itu melampaui target perusahaan sebesar 10 persen dari total ekspor tahun lalu. "Dari target 10 persen, rasa-rasanya malah mencapai 20 persen menjadi 190.000 unit untuk tahun ini dari seluruh model Toyota," kata Edward di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut dia, meskipun negara-negara Timur Tengah perekonomian sedang tu­run akibat anjloknya harga minyak, tetap menjadi pe­nyumbang ekspor Toyota. Ekspor Toyota juga meningkat di kawasan Asia Tenggara.


"Ekspor itu tergantung negara tujuan. Wilayah Timur Tengah memang ada penu­runan harga minyak, tapi di bagian lain di ASEAN menga­lami peningkatan," jelas dia.

Toyota Fortuner, menurut dia, menjadi primadona ekspor setelah produk unggulan lain seperti Toyota Kijang Innova, Yaris dan Sedan Vios. For­tuner menyumbang 35 persen atau mendekati 60.000 unit. Model terlaris berikutnya ada­lah Vios 14 persen dan Innova 5 persen.

Dia berharap, total ekspor Toyota pada tahun ini bisa mencapai 200 ribu unit. Angka itu jadi target psikologis se­bab menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Toyota di Indonesia. "Itu memang angka psikologis, dari digit satu ke dua, itu cita-cita," katanya.

Salah satu faktor yang mem­bantu meningkatnya ekspor Toyota pada tahun ini adalah respons positif dari Vietnam dan Filipina. Edward mengatakan permintaan Fortuner meningkat di sana.

Toyota sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mem­pertahankan pangsa pasar (market share) sebesar 35 persen pada tahun depan. Salah satunya adalah me­luncurkan beberapa produk baru.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, market share Toyota dalam 11 bulan tahun 2017 sesuai dengan target yaitu sebesar 35 persen. capaian itu akan ber­tahan hingga akhir tahun ini.

Pada tahun depan, Toyota akan meluncurkan produk terbaru. "Kami akan selalu mempelajari produk baru yang sesuai dengan konsumen di Indonesia," katanya.

Langkah kedua adalah pem­banguan dealer tahun depan akan dilakukan di kota-kota kecil. Hal ini untuk memper­luas jangkauan kepada calon konsumen Toyota. Sedangkan terakhir adalah memberikan layanan purna jual terbaik kepada konsumen. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya