Berita

Budi Karya Sumadi/Net

Bisnis

Langkah Kapolda Jabar Diacungi Jempol Menhub

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 00:15 WIB | LAPORAN:

Langkah Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto melakukan sidak ke Terminal Bus Leuwipanjang, Kota Bandung jelang Natal dan Tahun Baru 2018, diacungi jempol Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menurutnya, langkah Irjen Agung ini bisa dijadikan contoh bagi daerah-daerah lain.

"Saya sangat mengapresiasi langkah Kapolda Jabar ini, sebagai upaya keselamatan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru. Saya berharap daerah lain juga melakukan hal yang sama,” kata Menhub dalam keterangan persnya, Minggu (17/12).


Diketahui, tiga unit bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, kedapatan menyalahi aturan spesifikasi teknis (spektek). Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto yang memimpin sidak di Leuwipanjang meminta tiga bus tak laik jalan itu dikandangkan dan dilarang beroperasi.

Sidak digelar bersama personel Dishub Jabar ini sebagai bentuk kesiapan pengamanan Natal 2107 dan tahun baru 2018. Temuan bus tak laik jalan tersebut diungkapkan Agung kepada wartawan usai meninjau jalur Nagreg, Kabupaten Bandung.  

"Kami tadi pagi ke Leuwipanjang, ditemukan tiga bus yang ubah spekteknya," kata Agung di Pos Tangan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar.
 
Menurutnya, tiga unit bus layanan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang mengubah spesifikasi pabrikan itu telah melanggar aturan dan dapat berisiko membahayakan jiwa penumpang.

"Harusnya persenelingnya manual, diubah jadi matic. Terus kita juga ada uji tipe dari Kementerian Perhubungan, jangan sampai tidak laik jalan dipaksa dan tidak bisa dikendalikan, bahaya sekali.Bus kan bisa membawa 50 penumpang," tuturnya.

Agung miris mendapati bus tak laik jalan dibiarkan beroperasi di Terminal Leuwipanjang. Ia memerintahkan jajarannya menyelidiki dan mengandangkan tiga unit bus tersebut. "Sudah kami kandangkan. Kita usut asal muasal mesinnya, uji tipenya sudah ada atau belum. Kalau tidak ada, tidak boleh operasional," ucap Agung. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya