Berita

Hukum

KPK Bantah Ada Zat Amfetamin Pada Urine Novanto

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 20:20 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bantah ada zat amfetamin di dalam tes urine tersangka kasus korupsi E-KTP, Setya Novanto.

Sebelumnya, di antara kalangan wartawan beredar informasi bahwa salah satu dokter menemukan kandungan zat amfetamin pada tes urine yang dijalani oleh Novanto.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa KPK sudah memastikan melalui dokter bahwa tidak ada zat tersebut di urine Novanto.


"Saya tadi sudah cek ke dokter KPK soal amfetamin itu enggak benar, yang dilakukan memang ada pengecekan urine H-1 sidang. Hasilnya baik," ujarnya kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/12).

Febri menambahkan bahwa dokter juga memeriksa Novanto sebelum persidangan perdananya hari Rabu lalu. Saat diperiksa, Novanto hanya diberi obat batuk karena dirinya mengeluh sakit batuk.

Dikutip dari situs alodokter, amfetamin adalah obat yang masuk ke dalam kelompok stimulan sistem saraf pusat, bisa digunakan untuk mengobati gangguan hiperaktif atau disebut juga dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Amfetamin mampu menurunkan tingkat kegelisahan dan meningkatkan daya konsentrasi pada pasien yang terlalu aktif, impulsif, mudah terganggu konsentrasinya, atau sulit untuk fokus dalam waktu yang lama. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya