Berita

Politik

Presiden Jokowi Diminta Fokus Pada Program Awal

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 01:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta agar di akhir masa pemerintahan yang tinggal dua tahun lagi ini untuk fokus pada program-program awal yang dikampanyekan pada Pilpres lalu.

Sejumlah program awal itu antara lain menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, membangun tol laut dan meningkatkan taraf hidup nelayan Indonesia.

Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Siswaryudi Heru menyampaikan, program-program utama yang disampaikan di awal-awal pemerintahan harus digenjot kembali.


"Kita meminta Bapak Presiden dan para Menterinya agar kembali focus mengerjakan dan mewujudkan program-program utama, program-program unggulan yang di awal pemerintahan ini dikumandangkan, seperti mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan membangun tol laut," tutur Siswaryudi Heru, di Jakarta, Kamis (14/12).
 
Dia menyampaikan, di sektor kelautan dan perikanan, misalnya, program unggulan itu masih terseok-seok. Oleh karena itu, Siswaryudi Heru meminta Presiden dan Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mewujudkan program itu hingga masa pemerintahan selesai.

"Ini sudah tiga tahun berlalu, tinggal dua tahun lagi. Semestinya kembali ke visi misi dan program-program awal lagi dong. Dan kita mendukung itu segera difokuskan kembali," ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Maritim dan Nelayan Dewan Pimpinan Pusat Relawan Pro-Jokowi (Projo) ini meminta pemerintah segera mengajak partisipasi masyarakat untuk mewujudkan program-program itu secara bersama-sama.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya