Berita

Net

Nusantara

Ketua MPR: Penghadang Ceramah Ustadz Somad Harus Diproses Hukum

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 | 03:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta pelaku persekusi terhadap Ustad Abdul Somad di Bali ditindak. Menghadang dan menghalangi ceramah Ustadz Somad atau kepada siapapun, menurut dia, tak dapat dibenarkan.

"Pelakunya harus diproses hukum agar kejadian yang sama tidak terulang," kicau Zulkifli di akun Twitter miliknya, @ZUL_Hasan, Selasa (12/12).

Zulkifli mengungkapkan dirinya kerap mendengar ceramah-ceramah Ustadz Abdul Somad di Youtube dan Facebook. Menurutnya ceramah dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau itu tegas, teguh pada prinsip, dan komitmen ustadz Somad pada Pancasila rasanya tak perlu diragukan.


"Saya percaya, saudara saudara kita di Bali adalah masyarakat yang toleran. Pelakunya adalah oknum yang tidak mewakili masyarakat Bali. Dalam Bhinneka, kita tetap bersaudara," kicau Zulhas, demikian Zulkifli Hasan disapa.

Persekusi dialami Ustadz Somad saat melakukan safari dakwah di Bali, pekan lalu. Sejumlah organisasi masyarakat di Bali yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB) menggeruduk Ustadz Somad yang menginap di Hotel Aston Denpasar.

Massa mendesak agar Ustadz Somad diusir dari Bali yang rencananya dijadwalkan berceramah dalam forum peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro, Denpasar, pukul 20.00 WITA. Mereka menudung kiai kharismatik asal Pekanbaru itu anti NKRI. Mereka meminta Ustadz Somad mengikrarkan janji sumpah setia kepada NKRI di bawah Al Quran, dan mencium bendera Merah Putih.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya