Berita

Foto/Net

Hukum

Sebelum Sidang, Tekanan Darah Novanto 110/80

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 11:24 WIB | LAPORAN:

Jaksa Penuntut Umum KPK menyatakan terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik Setya Novanto bisa menjalani persidangan.

Sebelum dihadirkan di persidangan, KPK telah memeriksa kondisi kesehatan Ketua DPR non aktif itu.

"Terdakwa mengeluh sakit, tapi ketika diperiksa dokter kondisinya pagi ini sehat dengan tekanan darah 110," ujar salah satu tim Jaksa KPK di pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12).


Awalnya Hakim Yanto yang memimpin sidang mengajukan beberapa pertanyaan sederhada kepada Novanto. Seperti nama dan tanggal lahir, namun Novanto hanya diam saja.

"Apakah saudara bisa mendengar suara saya?" tanya Ketua Hakim Yanto.

Novanto tetap diam Hakim Yanto langsung bertanya kepada Jaksa KPK.

Jaksa menjelaskan saat diperiksa, dokter menyatakan yang bersangkutan bisa menjalani persidangan dengan tekanan darah 110/80, denyut nadi 80 menit.

JPU menambahkan bahkan dalam sidang pagi ini, jaksa juga membawa dokter yang memeriksa Novanto pagi tadi.

Majelis hakim kemudian beralih bertanya kepada dokter Johanes Hutabarat yang pagi tadi memeriksa Novanto.

"Betul saudara yang pagi tadi memeriksa terdakwa?" tanya hakim.

"Betul yang mulia," jawab Johanes.

"Kapan pemeriksaan?" tanya hakim lagi.

"Tadi pagi jam 8," jawabnya.

Kemudian hakim Yanto bertanya apakah selama melakukan pemeriksaan berkomunikasi dengan Novanto. Johanes menjawab Novanto berbicara dengan lancar saat diperiksa. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya