Berita

Sandiaga Uno/net

Nusantara

Sandiaga Uno: Video Rapat Akan Diedit Sesuai Efektivitas

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 18:18 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan rencana mempublikasikan kembali rekaman video rapat pimpinan (Rapim) ke akun Youtube Pemprov DKI.

Kebijakan mempublikasikan video rapat pimpinan Pemprov DKI Jakarta pernah dipraktikkan selama kepemimpinan Gubernur Basuki Purnama alias Ahok.
Setelah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjabat, kebiasaan itu tak dilanjutkan sehingga memancing kritik publik.

Kini, Sandiaga mengklaim bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta Dian Ekowati. Namun, rekaman video rapat yang akan diunggah ke Youtube akan melalui proses edit.

Kini, Sandiaga mengklaim bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta Dian Ekowati. Namun, rekaman video rapat yang akan diunggah ke Youtube akan melalui proses edit.

"Jadi sekarang masih kita sampaikan supaya kita harus pastikan bahwa yang diedit itu sesuai dengan efektivitas. Bu Dian sudah dapat instruksi dari kami," jelas Sandi, Selasa (12/12).

Sandi berharap agar video Rapim yang diunggah dapat menjadi informasi yang bermanfaat, bukan malah menjadi bahan olokan atau dijadikan meme. Apalagi, saat ini tengah memasuki masa Natal dan Tahun Baru.

"Saya bilang ini saat-saat yang krusial memasuki Natal dan Tahun Baru. Jangan main api, saya bilang. Jangan memercikkan apa namanya, yang tadinya bisa olok-olok tiba-tiba bisa jadi diikuti dengan persekusi," ucapnya.

Apabila video Rapim yang disebarluaskan malah memicu kebencian di tengah masyarakat, Sandi menegaskan bakal pasang badan.

"Kalau masalahnya transparansi, silakan kirim surat. No problem, kita open kok, enggak ada masalah," imbuh Sandi.

Hari Minggu lalu, Sandiaga Uno menyampaikan alasan serupa kepada wartawan tentang tidak ada lagi video rapat yang diunggah ke media sosial. Dia mengaku tidak mau video-video rapat yang dipublikasikan membuat sesama warga Jakarta saling serang. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya