Berita

Foto: Net

Nusantara

Satu Kapal Baru Sandar Di Pelabuhan Petikemas Terbesar JICT

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 10:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jelang penutupan tahun, kegiatan di pelabuhan semakin ramai. Pada bulan November saja, pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia, Jakarta International Container Terminal (JICT)  sudah kedatangan 112 kapal dengan rata-rata 100 kunjungan setiap bulannya.

Awal pekan ini JICT kembali melayani kapal baru MV Navios Amarnth. Kapal dengan bobot kapasitas 4.300 TEUs (satuan ukuran petikemas 20 kaki) memiliki rute panjang tujuan intra Asia yakni Dalian - Cingang - Lianyunggang - Kwangyang - Pusan - Shanghai - Nansha - Singapore - Portklang - Jakarta - Surabaya - Manila – Dalian.

Layanan ini dinamakan Korea – China – South East Asia atau ‘KCS service’. Perusahaan pelayanan CMA CGM yang mengooperasikan service ini dengan jadwal rutin setiap akhir minggu.


Selain KCS, beberapa rute service CMA CGM juga dilayani oleh JICT diantaranya SEANE Service, JAX, Chin-1, dan CSJ service.

Direktur Utama JICT Gunta Prabawa sangat mengapresiasi kepercayaan pelanggan yang diberikan kepada JICT.

“Walau sangat sibuk jelang tutup tahun, terminal (JICT) tetap komitmen dengan kinerja terbaik sehingga meningkatkan pengalaman bagi pelanggan dan juga meningkatkan layanan,” kata Gunta, di Jakarta, seperti keterangan yang diterima redaksi.
 
Sementara itu nahkoda kapal Capt Artez Artemio mengungkapkan harapannya terhadap pelayanan optimal di JICT.

“Kami berharap sinergi dengan terminal berjalan baik sehingga bisa akselerasi kinerja,” kata Artez.
 
Saat ini JICT melayani 20 rute global dan 16 kapal  lainnya melayani rute Intra Asia.

Kedepannya, JICT akan terus meningkatkan layanan pelabuhan terbaik dengan peningkatan kapasitas SDM, sistem dan peralatan canggih.

Hal ini untuk menjaga tingkat produktivitas yang handal bagi pelayanan kapal. JICT memiliki tingkat produktivitas pelabuhan tertinggi se-Indonesia yakni 26-30 gerakan perjam (Mph). [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya