Berita

Foto/Net

Nusantara

Banjir Di Jakarta Karena Sampah Dan Pompa Yang Rusak

SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 18:49 WIB | LAPORAN:

Kebijakan Aniers Baswedan mengantisipasi terjadinya banjir dan genangan air di Ibukota melalui tiga gerakan siaga, tanggap, dan galang belum mampu mengantisipasi banjir.

Kepala Dinas Tata Air, Teguh Hendrawan mengaku banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta lantaran adanya sampah yang menghambat arus air. Selain itu, tingginya curah hujan juga menjadi alasan terjadinya banjir.

Selain dua hal tersebut faktor lain adalah rusaknya pompa air di beberapa tempat. Namun dirinya tidak menjelaskan di kawasan mana pompa air yang rusak.


"Sebelumnya jumlah pompa ada 4 unit, dan yang beroperasi hanya 1 unit," ujar Teguh kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, Senin (11/12).

Lebih lanjut Teguh mengklaim bahwa banjir yang sempat viral di media sosial sudah teratasi. Misalkan di underpass Dukuh Atas yang sudah bisa dilalui oleh pengendara sejak pukul 15.49 WIB tadi.

Menurut Teguh, untuk menurunkan tingkat ketinggian air, Dewan Sumber Daya Air (DSDA) Satgas Tanah Abang beserta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sudah membuka simpul mandeknya saluran air.

"Semua sudah tertangani," ujar Teguh. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya