Berita

Foto/RMOL

Nusantara

FPI Tantang Jokowi Usir Dubes Amerika Dari Indonesia

SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 14:16 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH. Ahmad Shobri Lubis menyambut baik sikap Presiden RI Joko Widodo terkait klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal Yerusalem.

Jokowi menyerukan agar Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera membahas pernyataan Trump terkait pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang dinilai telah melanggar resolusi PBB itu.

"Donald Trump sebagai Presiden Amerika sudah banyak sekali melecehkan resolusi PBB. Jadi sudah sepatutnya dan sudah selayaknya seluruh dunia untuk memprotes arogansi ini dan berusaha untuk membatalkannya," tegas Shobri saat menyampaikan orasi di hadapan ribuan pengunjuk rasa di depan kantor Kedubes AS, Jakarta Pusat, Senin (11/12).


Menurut dia, dengan pernyataannya itu, Trump sudah jelas mendukung penjajahan di tanah Palestina. Indonesia pun harus bangkit untuk menentang itu karena memang dalam UUD 45, negeri ini menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.

"Sampai saat ini negara kita tidak mengakui keberadaan negara Israel. Ini harus dipertahankan dan negara kita harus menjadi pelopor bagi kemerdekaan negara Palestina," ujar Shobri.

Konkretnya, kata dia, Pemerintah RI dalam hal ini Presiden Joko Widodo harus segera mengusir Dubes AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr kembali ke negara asalnya.

"Sudah selayaknya Pemerintah Indonesia mengusir duta besar Amerika Serikat, memutuskan hubungan diplomasi dengan penjahat," pungkas Shobri. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya