Berita

Mauricio Pochettino/Net

Olahraga

Konsentrasi Spurs Bisa Terpecah Belah

Liga Premier
SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 11:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tottenham Hotspur im­presif di Liga Champions, tapi lantas keteteran di Liga Premier. Membagi fokus diakui jadi tantangan berat untuk The Lilywhites.

Spurs musim ini sukses jadi juara Grup H di Liga Champions, mengungguli tim sekelas Real Madrid yang jadi runner-up dan Borussia Dortmund yang finis di posisi tiga. Hasil ini jadi peningkatan signifikan dari musim lalu, di mana mereka cuma finis ketiga di fase grup di belakang AS Monaco dan Bayer Leverkusen.

Tapi laju mengesankan di Liga Champions itu bikin Spurs harus berkorban lebih besar di liga. Sebelum menang 5-1 atas Stoke City, skuat besutan Mauricio Pochettino ini sempat tanpa ke­menangan di empat pertandingan dua imbang, dua kalah.


Dengan rangkaian hasil negatif itu, anak-anak London utara ini tercecer dari persaingan gelar dan sementara ini duduk di po­sisi lima dengan nilai 28 dari 16 pekan. Musim lalu, Spurs finis sebagai runner-up.

"Musim lalu kami frustrasi karena kami sangat bagus di Premier League tapi seperti bencana di Liga Champions. Musim ini tim begitu bertekad untuk menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing di Liga Champions, dan ketika Anda menggabungkannya dengan Premier League, mungkin itu jadi sedikit gangguan," ungkap Pochettino dikutip BBC.

"Mungkin itulah alasannya. Tapi sekarang kami bisa cuma fokus ke Premier League dan memenangi laga-laga. Penting untuk bersiap menuju laga beri­kutnya di hari Rabu," imbuh pria Argentina tersebut.

Setelah memastikan diri lolos ke babak 16 besar, Spurs baru akan memainkan pertandingan lagi di Liga Champions pada Februari mendatang. Pengundian babak ini akan digelar hari ini di markas UEFAdi Nyon, Swiss. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya