Berita

Foto/Net

Nusantara

Sandi Utus Kadis Pendidikan Urus Masalah KJP Yang Telat Dan Dipotong

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 21:39 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Sopan Andrianto untuk meninjau laporan masyarakat terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berkurang dan telat turun.

Menurut Sandi, laporan masyarakat mengenai KJP sudah diketahui dan langsung meminta Sopan untuk memeriksa apalah permasalahan tersebut merupakan kesalahan sistem atau kendala lain.

"Sudah diberi instruksi khusus ke Pak (Kepala) Dinas Pendidikan (Sopan Adrianto) untuk jemput bola dan periksa semua bagian dari sistem," ujar Sandi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (10/12).


Lebih lanjut, Sandi menjelaskan seharusnya tidak ada masalah mengenai penirunan dana KJP, sebab baik dana maupun sistem di Bank DKI tidak ada masalah. Meski begitu, pihaknya tetap meneliti kasus lambatnya penurunan KJP dan pengurangan dana KJP yang dilaporkan masyarakat.

"Mestinya enggak ada pengurangan atau hambatan dari segi penyaluran KJP, tapi saya sudah sampaikan ke Pak Sofyan kalau ada aduan tolong dilaporkan segera," tutup Sandi. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya