Berita

Politik

Jokowi Minta FKPPI Perkuat Implementasi Pancasila

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 21:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri Polri (FKPPI) diminta mampu memperkokoh rasa persatuan, persaudaraan serta memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila.

"Harus diakui FKPPI memiliki jaringan yang kuat di seluruh Indonesia. FKPPI harus mengoptimalkan kekuatan tersebut untuk hal-hal yang positif bagi bangsa Indonesia," ujar Presiden Joko Widodo yang juga menjadi Inspektur Upacara Apel Kebangsaan FKPPI 2017 dengan Komandan Upacara Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (9/12).

Jokowi menegaskan menjadi tugas penting FKPPI untuk memperkokoh Pancasila dan menjaga Bhineka Tunggal Ika.


"Saya titip, darah juang mengalir di tubuh FKPPI. Kita harus mengarahkan seluruh pikiran dan tenaga kita untuk selalu menegakkan NKRI, memperkokoh Pancasila, untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjut dia.

Jokowi juga meminta kekuatan jaringan FKPPI mampu membantu rakyat miskin di Indonesia, terutama rakyat miskin di pinggiran. Tujuannya, agar mereka tidak tertinggal dari masyarakat di daerah perkotaan.

"Jaringan FKPPI di seluruh pelosok Indonesia untuk dioptimalkan meningkatkan sumber daya manusia demi masyarakat. Untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi kompetisi global, persaingan global yang semakin ketat," ujar Jokowi.

Dalam acara Apel Kebangsaan FKPPI tersebut, Presiden Jokowi menjadi inspektur apel kebangsaan. Sedangkan, komandan apel, dipimpin Ketua Bela Negara FKPPI, Bambang Soesatyo. Turut hadir dalam acara itu, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo dan Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Selain menyampaikan pidato, Presiden Jokowi yang mengenakan seragam FKPPI didampingi Komandan Upacara Bambang Soesatyo juga sempat melakukan inspeksi ribuan pasukan loreng-loreng dengan menggunakan kendaraan jeep hitam bernomor polisi Indonesia-1.[dem]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya