Berita

Nusantara

Pemuda Pelopor Asal Lombok Timur Buka Usaha Depot Air Minum Berbasis Sosial

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 16:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sudah banyak upaya yang ditempuh Sudiarto untuk melakukan gebrakan wirausaha di desa sekaligus memberdayakan pemuda desa. Seperti membuat pupuk kompos, budi daya belut menggunakan tong dan sebagainya. Namun, upaya-upaya itu seringkali menemui banyak rintangan dan kemudian kandas.

Meski demikian, kondisi itu tak membuat hati Sudiarto lemah, bahkan tetap semangat karena termotivasi untuk mencari hal-hal baru.

Selalu dibakar semangat oleh perkataan sang proklamator Indonesia Bung Karno, 'serahkan kepadaku 10 pemuda maka saya akan goncangkan dunia', pada 2016 Sudiarto mendirikan Organisasi Pemuda Nusantara (OPN) bersama rekan-rekannya sesama pemuda Pelopor Kabupaten Lombok Timur, NTB. Sudiarto yang tinggal di Desa Molek Montong, Baan Selatan, Lombok Timur, adalah runner up Pemuda Pelopor tingkat kabupaten pada tahun itu.


Sudiarto mengatakan lewat organiasi OPN dibangun kerangka berpikir pemuda yang mandiri dan berwirausaha dan saling bahu membahu dengan semangat perkataan Bung Karno itu. Ia membentuk sub usaha baik dalam bidang pertanian, perikanan, ekonomi kreatif dan lainnya, yang sesuai dengan potensi yang ada di berbagai kampung di daerahnya.

Yang berjalan eksis sampai saat ini adalah usaha yang ia sebut Hidro Socio, Loundri dan produksi serbuk minuman penghangat tubuh dari ramuan jahe.

"Kami menjalankan ketiga usaha itu bersama delapan orang teman-teman alumni pemuda pelopor sekaligus pengurus OPN," ujar pemuda kelahiran 5 November 1988 ini, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (9/12).

Salah satu bentuk usaha Hidro Socio adalah usaha depot air minum isi ulang mineral berbasis sosial. Disebut Hidro Socio karena isi ulang yang dijual dihargai lebih murah.

"Air tanah di daerah saya kualitasnya memang sudah menurun. Kebanyakan di daerah saya air isi ulang dijual dengan harga Rp 7.000 per galon, tapi kami jual hanya Rp 3.000 saja sebagai subsidi kegiatan sosial kemasyarakatan kami agar bisa membantu keluarga-keluarga yang kurang mampu," jelas Sudiarto.

Lewat Hidro Socio pula, pemuda sarjana pendidikan Islam ini juga menghendaki agar air yang merupakan bagian penting dari kehidupan yang karuniakan Tuhan, sudah seyogyanya menjadi bagian penting dari nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.

Bersama rekan-rekannya di OPN, Hidro Socio selain aktif memberikan pelatihan-pelatihan, juga mencoba menggadeng Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) untuk menjalankan program pengiriman air bersih lewat tengki ke daerah-derah kering di sekitar Lombok. Awal Oktober lalu, pihaknya sudah sudah melakukan konsolidasi dengan TPID untuk pelaksanaan program tersebut.

Sudiarto merupakan satu dari 78 pemuda teknopreneur yang mengikuti pelatihan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Bersama para pemuda terseleksi lain dari 34 provinsi, wakil NTB ini mendapatkan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis IPTEK dan IMTAK bertema "Pemuda sebagai Penggerak Sentra Pemberdayaan Pemuda di Desa" yang digelar di Bogor, Jawa Barat pada akhir Juli 2017 lalu.

"Pelatihan dari Kemenpora memberikan dampak dan perubahan positif, banyak sekali yang kami rasakan baik dari perubahan kerangka berpikir maupun dalam penyelesaian masalah, juga bisa belajar menjadi leader bagi para pemuda," demikian Sudiarto. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya