Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PLN Siap Operasikan Mesin pembangkit Listrik Baru Di Sugi Bawah

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 13:06 WIB | LAPORAN:

PLN siap mengoperasikan mesin pembangkit baru 1.000 kilo Watt (kW) di Pulau Sugi Bawah, Kepulauan Riau.

Dengan tambahan pasokan pembangkit listrik  bermesin diesel 2 x 500 kW ini maka cadangan daya di Pulau Sugi Bawah meningkat menjadi 90 persen.

Sehingga PLN siap mendukung perekonomian demi peningkatan taraf hidup warga yang mempunyai pencaharian sebagai nelayan.


Hal tersebut diutarakan General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau M. Irwansyah Putra saat mengunjungi Pulau Sugi Bawah jelang akhir pekan ini seperti keterangan yang diterima redaksi.

"Sebenarnya sudah cukup untuk melayani 2.169 pelanggan namun tambahan mesin pembangkit baru. Ini tentunya akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi khususnya di pulau-pulau terdepan dan terluar dan ini merupakan komitmen PLN dalam mewujudkan Indonesia terang 2019," terangnya.

Sebanyak dua unit mesin diesel dengan total kapasitas 1.000 KW yang tiba di Pulau Sugi Bawah, 18 September 2017.

Dengan investasi sebesar Rp 6,6 miliar,  lengkap dengan seluruh sarana pendukungnya, saat ini telah melalui serangkaian pengujian seperti commisioning test hingga pengujian pembebanan.

Serta diakhiri dengan uji ketahanan. Akhirnya, tanggal 2 Desember 2017 mendapatkan sertifikat layak operasi. Selanjutnya dinyatakan Commersial of Date (COD).

"Penambahan mesin baru berkekuatan 1.000 kW tentunya akan meningkatkan daya mampu menjadi 1.900 kilo Watt," urai Irwansyah.

Dengan demikian, Irwansyah berharap, dapat memenuhi tambah daya pelanggan yang ada juga bisa untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pelanggan baru hingga dua tahun ke depan.

Sehinga, kekawatiran akan berkurangnya daya listrik dapat dihindarkan.

Irwansyah juga menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan pemerintah daerah atas dukungan dalam pemakaian meter kWh prabayar.

Saat ini di Pulau Sugi Bawah pelanggan PLN telah 100 persen menggunakan listrik Prabayar. Keuntungan dari Listrik Prabayar bagi pelanggan tentunya pelanggan akan bisa mengatur pemakaian listrik sendiri, disesuaikan kebutuhannya.

Sementara bagi pemerintah daerah bisa meningkatkan pendapatkan daerah dari Pajak Penerangan Jalan. Karena tidak ada pelanggan yang mengalami tunggakan pembayaran rekening listrik.

"Semoga kerjasama antara pemerintah daerah dengan PLN dapat terus ditimgkatkan demi mewujudkan 100 persen Prabayar di setiap Pulau berlistrik," ungkap Irwansyah.

Di tempat yang sama saat acara peresmian pengoperasian pembangkit bermesin diesel di Moro Pulau Sugi Bawah, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras PLN.

Khususnya, dalam mewujudkan Kepulauan Riau Terang melalui desa di Pulau berlistrik yang terang benderang.

Nurdin mengajak warganya untuk bisa beralih ke listrik Prabayar karena banyak keuntungannya. Terutama untuk belanja listrik dapat disesuaikan dengan dana yang ada.

"Ini sangat baik bagi warga sekaligus sebagai pelanggan PLN. Tentunya keinginan PLN untuk mewujudkan 100 persen penggunaan listrik Prabayar," tuturnya.

Dengan penambahan daya menjadi 1.900 kW Nurdin Basirun mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan kelebihan pasokan listrik guna meningkatkan taraf hidup keluarga.

Sekaligus menjadikan cahaya listrik di malam hari untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi, belajar mengaji dan mengajak pengusaha kecil menjadikan listrik ini untuk meningkatkan produksinya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya