Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Masalah Sampah Di Jakarta Mendesak Diselesaikan

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 12:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sampah menjadi masalah umum di semua kota di dunia. DKI Jakarta merupakan salah satu kota besar yang sedang mengalami masalah peningkatan volume sampah.

Staf khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nova Harivan Paloh mengatakan, Jakarta merupakan kota dengan volume sampah sebesar 6.500 -7.000 ton per hari.

Khusus Jakarta Selatan 1.500 ton per hari. Dengan TPA Bantar Gebang yang ada keterbatasan sampai 2027 tentunya sampah harus bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat, maka perlu dibentuk bank sampah di setiap lingkungan rukun warga (RW) untuk membantu Pemprov DKI menanggulangi dan mengurangi volume sampah.


Menurut Nova, jumlah 426 bank sampah di seluruh Jakarta dan 140 unit di Jaksel tentunya harus ditingkatkan jumlahnya, untuk mengurangi volume kapasitas per hari dari 7.000 ton.

"Kami ingin memberi kemudahan bagi warga masyarakat untuk pengelolaan limbah sampah," kata Nova saat sosialisasi di hadapan warga Kelurahan Kebon Baru RW 02, Tebet, Sabtu (9/12), seperti keterangan yang diterima redaksi.

Menurutnya, pengolahan sampah harus dilakukan dari hilir dan sesuai dengan kebijakan Peraturan Menteri LHK Nomor 19/2013.

Nova mengaku bahwa masalah sampah merupakan kondisi yang mendesak akhir-akhir ini dan menjadi masalah krusial karena ada beberapa kesepakatan yang harus diselesaikan.

"Terlepas dari itu saya yakin pemerintah DKI Jakarta dapat mengelola sampah dengan baik, sehingga permasalahan sampah bisa diselesaikan dengan baik pula," jelasnya.

Turut hadir perwakilan dari Sudin Kebersihan Jaksel, para tokoh masyarakat dan ketua LMK Kebon Baru dalam sosialisasi bertajuk pengelolaan sampah dan penyerahan germor (gerobak motor) serta tempat sampah pilah tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya