Berita

Ustadz Abdul Somad/Net

Politik

Beredar Bukti Baru Ustadz Abdul Somad Cinta NKRI, Orang Yang Gagal Paham Akan Geleng-gelengkan Kepala

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kemarin (Jumat siang, 8/12) Pulau Dewata yang damai sempat dihebohkan oleh insiden pengusiran yang dilakukan sekelompok orang terhadap Ustadz Abdul Somad yang akan menyampaikan ceramah dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kelompok yang menolak kehadiran Abdul Somad menilai pria kelahiran Pekanbaru, Riau, tahun 1977 itu sebagai sosok yang radikal dan anti NKRI.

Insiden di Hotel Aston berakhir setelah pihak keamanan turun tangan dan Abdul Somad menjawab tudingan yang dialamatkan kepada dirinya. Alumni Al-Azhar (Mesir) dan Al-Hadith (Kerajaan Maroko) itu pun sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat.


Jumat malam, Masjid An Nur yang menjadi lokasi ceramah Abdul Ustadz Somad dipenuhi begitu banyak umat Muslim yang ingin mendengarkan ceramah. Jemaah tumpah ruah sampai ke luar halaman masjid.

Dalam ceramah, Abdul Somad kembali menjelaskan bahwa dirinya cinta NKRI dan Pancasila. Dia menceritakan bahwa dirinya ikut penataran P4 sebelum menuntut ilmu ke luar negeri. Saat mendaftaran diri menjadi dosen di perguruan tinggi negeri dia juga harus lulus ujian Pancasila dan memiliki kecintaan pada NKRI. Lalu, hingga kini Ustad Abdul Somad rajin mengunjungi daerah-daerah terpencil dan mengibarkan bendera merah putih bersama rakyat pinggiran.

Di luar dari penjelasan Abdul Somad itu, belakangan beredar bukti baru yang memperlihatkan Abdul Somad tidak anti-NKRI, dan sebaliknya mencintai NKRI.

Bukti baru itu berupa copy surat undangan yang kirimkan Kepala Sekretariat Umum Kodam IX/Udayana Letkol I Made Sulantra kepada berbagai pihak di lingkungan di Kodam IX/Udayana untuk menghadiri ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan disampaikan Ustadz Abdul Somad. Sedianya, ceramah akan disampaikan di Masjid Agung Sudirman Denpasar. Copy surat itu beredar di jejaring media sosial sejak tadi malam.

Surat undangan tertanggal 7 Desember 2017 itu dikirimkan kepada Kasdam IX/Udy, Irdam IX/Udy, Danrem 163/WSA, para Sahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy, LO TNI AL dan AU, Para Kabalakdam IX/Udy, Dandeninteldam IX/Udy dan Dankikavserdam IX/Udy.

Salah satu poin dalam undangan itu meminta agar pejabat yang beragama Islam membawa istri ke acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  Hal lain yang disampaikan, agar pejabat hadir 15 menit sebelum kegiatan, dan bagi pejabat yang non Muslim agar menunggu di ruang transit saat shalat Isya.

Sulit membayangkan Kodam IX/Udayana akan mengundang seluruh pejabatnya mendengarkan ceramah Ustad Abdul Somad bila sang Ustad anti NKRI, bukan? [dem]   

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya