Berita

Rahmat Effendi/Net

Nusantara

Survei Terbaru, Petahana Walikota Bekasi Masih Teratas

JUMAT, 08 DESEMBER 2017 | 11:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Popularitas petahana Walikota Bekasi, Rahmat Effendi masih menduduki peringkat pertama dengan persentasi 91,3 persen. Rahmat Effendy disusul Lucky Hakim 75,0 persen, Muchtar Muhammad 65,1 persen, Solihin 37,8 persen, Amin Imaddudin 27,9 persen, Siti Aisyah 27,5 persen dan Sutriono 17,9 persen.

Peringkat popularitas lima ke bawah diduduki oleh Anggarawira dengan persentasi 12,5 persen, KH. Ishomudin Muchtar 11,4 persen, KH. Amien Noer 10,5 persen, KH. Abdullah Makky 9,0 persen dan Heikal 8,3 persen.

Demikian rilis survei terbaru lembaga survei Media Survei Nasional (Median) terkait Pilkada Kota Bekasi 2018 yang disampaikan Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, Jumat (8/12).


Dalam temuan survei tersebut juga diketahui bahwa tingkat elektabilitas petahana Rahmat Effendi masih teratas dengan 47,3 persen. Menurut Rico, dari sisi elektabilitas terlihat petahana sangat dominan, dengan meninggalkan jauh di atas para kandidat lain.

"Elektabilitas petahana ini ternyata jauh meninggalkan beberapa kandidat calon walikota Bekasi lainnya, seperti Mochtar Muhammad di urutan kedua dengan 4,7 persen, KH. Amien Noer 2,0 persen, Solihin 1,7 persen, Anggawira 1,3 persen, KH. Abdullah Makky 1,3 persen, Siti Aisyah 1,3 persen, Amien Mahmuddin 0,7 persen, Heikal 0,7 persen, Lucky Hakim 0,7 persen dan  Sutriyono 0,7 persen," teranngnya.

Survei juga merekam tingkat kepuasan terhadap kinerja petahanan. Dari temuan survei diketahui bahwa tingkat kepuasan terhadap petahan ternyata sangat tinggi. Warga yang merasa sangat puas berjumlah 12 persen, dan merasa puas 49,33 persen. Sehingga menurut Rico, jika dijumlahkan tingkat kepuasan itu mencapai 61,3 persen.

"Ketika kami tanyakan kepada warga Kota Bekasi, apakah anda sangat puas, puas, tidak puas, atau sangat tidak puas dengan kinerja Rahmad Effendi selaku walikota Bekasi? Jawaban warga Kota Bekasi antara lain, merasa sangat puas 12 persen, puas 49,33. Mereka yang menjawab tidak puas 24 persen, sangat tidak puas hanya 1,33 persen, dan tidak tahu sebanyak 13,33 persen," terang Rico.

Survei ini dilakukan pada rentang waktu 11 sampai 18 November 2017. Sampel sebesar 1.000 responden yang dipilih secara random melalui teknik multistage random sampling. Margin of error survei 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya