Berita

Olahraga

U-19 Malaysia Akan Tampil Habis-Habisan

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 10:54 WIB | LAPORAN:

Tim putri U-19 Malaysia dipastikan gagal lolos ke babak semifinal Blibli.com Superliga Junior 2017. Pasalnya, pada dua kali pertandingan yang mereka lakoni di babak penyisihan grup W, tim Malaysia belum pernah sekalipun meraih kemenangan dan untuk sementara menjadi juru kunci di grup W.

Kekalahan pertama mereka alami pada laga pertama, Selasa (5/12) lalu. Menghadapi Jaya Raya Jakarta, mereka kalah telak 0-5. Kemudian sore tadi, Rabu (6/12) mereka pun harus menerima kekalahan atas Mutiara Cardinal Bandung juga dengan skor telak 0-5.

"Kami mengirim pemain yang usianya masih 16 tahun dan bermain di level yang sebagian besar usianya 18 tahun. Mungkin untuk bisa menang atas tim-tim tanggung seperti yang sudah kami hadapi sedikit agak sulit. Dari segi power dan kecepatan, anak-anak ini masih kalah dari pemain-pemain dari tim yang sudah dihadapi itu," ujar  Manajer Tim Malaysia, Muhammad Hazwan Bin Jamaluddin.


Mantan pemain tunggal putra nasional Malaysia itu, juga mengatakan alasannya tidak mengirim pemain-pemain berusia 17 tahun dan 18 tahun di turnamen ini karena mereka tengah mengikuti ujian akhir sekolah yang tidak bisa ditinggalkan.

"Kami tidak bisa mengirimkan pemain usia 17 dan 18 tahun karena saat ini mereka tengah sibuk mengikuti ujian akhir sekolah. Dan saya kira mengirimkan pemain junior ini pun tidak salah, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman bertanding di turnamen beregu, dan bersaing dengan negara-negara lain," ujarnya.

Meskipun di sisa satu pertandingan lagi melawan Exist Jakarta hari ini (Kamis, 7/12), hasilnya tidak berpengaruh lagi untuk tim putri U-19 Malaysia ke semifinal.

"Di sisa satu pertandingan lagi besok, meskipun tidak berpengaruh untuk bisa lolos ke babak semifinal, akan tetapi tim kami akan berusaha semaksimal mungkin bermain bagus dan habis-habisan," jelasnya.

Ia pun mengaku tim putri Malaysia yang saat ini tengah mengikuti turnamen Superliga Junior 2017 ini, masih jauh untuk bisa bersaing bersama tim-tim dari Indonesia yang tergabung dalam satu grup W.[wid]

“Kami lihat dari sektor tunggal tim kita masih jauh, tetapi kalau ganda mereka masih bisa bersaing meski pun harus kalah dan tetap masih jauh kelasnya. Intinya di turnamen ini target kami hanya memberikan pengalaman bagi mereka, dan melihat sejauh mana mereka bisa menghadapi pemain-pemain sedikit diatasnya,” pungkas Jamaluddin.

Hingga berita ini diturunkan, untuk sementara di grup W sendiri Jaya Raya Jakarta masih kokoh diperingkat satu, dibayangi Mutiara Cardinal Bandung yang berada diposisi kedua, Exist Jakarta diposisi ketiga, dan Malaysia diposisi terakhir.

Untuk besok (7/12), keempat tim tersebut masing-masing akan melakoni satu pertandingan lagi. Mutiara VS Jaya Raya untuk menentukan posisi juara dan runner-up grup, dan Exist VS Malaysia untuk menentukan posisi tiga dan empat grup W.[wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya