Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

PPP: Bambang Soesatyo Punya Kapabilitas Jadi Ketua DPR

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 17:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani berpandangan bahwa Ketua DPR RI yang akan menggantikan Setya Novanto perlu mempunyai visi, misi dan sikap yang baik untuk mengangkat marwah DPR. Dia juga harus seseorang yang lebih mengedepankan sikap kenegarawanan ketimbang sikap sebagai politisi.

"Ke dalam, ke internal DPR, yang pas adalah pribadi pimpinan yang bijak bagi semua anggota DPR RI yang merupakan personifikasidari fraksi-fraksi. Jadi tidak hanya menjadi representasi kepentingan fraksinya saja," kata Arsul di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (6/12).

Yang pasti, kata Sekjen PPP itu, yang harus dipahami adalah berdasarkan UU MD3 dan mekanisme peraturan tatib DPR yang berlaku terkait pergantian pimpinan DPR menjadi hak partai yang bersangkutan, Partai Golkar, untuk menentukan dan mengajukan siapa orangnya.


"Tentu Golkar yang sudah lama dan punya banyak anggota dan diantaranya banyak politisi senior, diantara mereka-mereka itu banyak yang punya kepantasan dan kemampuan untuk menjadi ketua DPR," kata Arsul.

Dia menambahkan, kalau misalnya ada yang menyebut nama Bambang Soesatyo, ketua Komisi III DPR menjadi calon ketua DPR RI, PPP juga melihatnya sebagai sosok yang tepat dan pantas.

"Bagi saya yang kebetulan menjadi anggotanya di Komisi III, Bamsoet juga termasuk sosok yang memiliki kemampuan dan kepantasan untuk menjadi ketua DPR. Kenapa seperti itu? Karena sebagai anggota yang pernah di bawah kepemimpinan Mas Bamsoet, kami kan setiap saat berinteraksi, kita melihat pandangan-pandangannya tentang masalah kenegaraan, masalah hukum, itu positif," kata Arsul.

Bahkan, Bambang Soesatyo sudah menunjukkan leadership yang baik di Komisi III. Bambang tidak hanya mengayomi kelompoknya saja, Fraksi Golkar di Komisi III, banyak kelompok fraksi di Komisi III juga merasakan hal seperti ini.

"Beliau ini mengayomi semuanya, semua, baik yang kecil maupun yang besar, didengar dan ini penting. Menjadi pimpinan yang mau mendengarkan semuanya, itu penting, membuka ruang untuk semua dan itu penting, punya kesediaan untuk mendengarnya," sebut Arsul.

Bambang, sambung Arsul, memiliki hubungan yang baik ke lembaga eksekutif dan yudikatif. Komisi III DPR memiliki 14 mitra kerja dan dua lembaga konsultasi.

"Hubungan keluar ke jajaran eksekutif maupun yudikatif, juga sudah kelihatan kemampuan Mas Bambang dari bagaimana selaku ketua Komisi III, ia sudah berinteraksi dengan semua mitra kerja Komisi III, yang 14 kementerian dan lembaga itu dan itu bisa jadi cerminan untuk menjadi ketua DPR RI," pungkas Arsul. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya