Berita

Trimedya Panjaitan/RMOL

Olahraga

Trimedya Panjaitan: Pegulat Kita Harus Mampu Bersaing Di Regional Dan Global

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN:

. Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) akan diselenggaraan di Hotel Ambhara, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin hingga Rabu mendatang (11-13/12).

Tinggal dalam hitungan hari lagi Munas digelar, dukungan untuk Trimedya Panjaitan memimpin PP PGSI periode 2018-2022 terus mengalir. Dukungan untuk tokoh organisasi yang sudah tiga periode menjadi anggota DDPR tersebut semakin menguat.

Trimedya Panjaitan, yang pernah berada di kepengurusan PP PGSI pimpinan Roy Binilang Bawatunusa Janis di era 2000-an, sudah menyatakan kesediaannya memimpin organisasi gulat nasional yang kini dalam kondisi memprihatinkan, karena minimnya pencapaian prestasi di tingkat regional dan apalagi global.


"Saya pernah ikut di kepengurusan Pak Roy BB Janis belasan tahun lalu," ujar Trimedya Panjaitan dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12).

"Permasalahan yang dihadapi organisasi gulat nasional tentunya jauh lebih kompleks dibanding dulu, tetapi saya yakin itu semua bisa kita atasi jika semua satu visi, punya misi yang sama, yakni membuat organisasi gulat nasional menjadi lebih kuat dan solid, baik di tingkat provinsi dan pusat. Jika provinsi dan pusat sudah sama-sama kuat, saya yakin kita bisa lebih bicara di tingkat regional dan gulat. Targetnya tentu bagaimana atlet atau pegulat kita lebih mampu bersaing di even regional dan internasional yang pastinya semakin kompetitif," papar politisi PDIP yang juga wakil ketua Komisi III DPR itu.

Trimedya Panjaitan merasa terpanggil untuk memimpin PP PGSI karena kecintaannya pada salah satu olahraga olimpiade ini. Kendati demikian, tokoh organisasi kelahiran 6 Juni 1966 ini tidak akan memaksakan untuk menempatkan teman-teman dekatnya di kepengurusan. Ia memang sudah menghubungi dan bicara dari hati ke hati dengan beberapa sahabat terbaiknya, termasuk dari kalangan pengusaha, untuk membantunya lebih mempopulerkan cabor gulat, meningkatkan proses pembinaan para pegulat di provinsi, dan tentunya meningkatkan pencapaian prestasi pegulat nasional.

Namun, Trimedya Panjaitan mengakui akan tetap menjaring masukan dari stakeholder gulat nasional sebelum membentuk kepengurusan, sebab ia tidak ingin salah dalam menetapkan figur-figur pada komposisi kepengurusannya kelak.

"Kerja kepengurusan memang cukup lama, hampir lima tahun, tetapi kalau dari awal sudah keliru, kedepanya tentu akan lebih berat. Saya berharap ini dapat dipahami, dan saya yakin stakeholder gulat nasional sama-sama menginginkan personalia kepengurusan yang lebih baik, the right man on the right place, sehingga benar-benar tepat guna dan tepat sasaran," tutur Trimedya Panjaitan. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya