Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

KPK: SN Tidak Diisolasi

SELASA, 05 DESEMBER 2017 | 21:29 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluruskan informasi soal adanya isu tersangka skandal kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, diisolasi.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK,  Priharsa Nugraha dengan tegas mengatakan bahwa kabar tersebut tidak benar.

"Yang perlu diklarifikasi pertama, SN itu tidak di isolasi," ujarnya kepada awak media di Depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/12)


Novanto, kata dia lagi, boleh dijenguk hanya oleh orang-orang yang masuk dalam daftar yang telah disepakati oleh penyidik.

"Boleh di jenguk di hari jenguk, saat ini yang boleh menjenguk adalah yang ada di daftar yang telah disepakati termasuk di dalamnya juga ada kuasa hukum," jelasnya.

Priharsa menambahkan, pihak-pihak yang ingin menjenguk prosedurnya harus menyampaikan permohonan kepada penyidik terlebih dahulu.

Adapun jadwal kunjungan terhadap Novanto yang diberikan oleh KPK untuk Fredrich dan tim penasehat hukumnya yaitu setiap hari Senin sampai Jumat pukul 08:00-17:00 WIB, sedangkan untuk istri Novanto yaitu setiap hari Senin dan Kamis pukul 10:00-12:00 WIB.

Seperti diketahui, KPK telah kembali menetapkan status Setnov sebagai tersangka dalam kasus korupsi E-KTP.

Novanto sebagai Ketua DPR RI disangkakan bersama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto mengkorupsi dana pembuatan KTP berbasis elektronik untuk memperkaya diri sendiri yang disebut-sebut telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Novanto saat ini tengah menjalani masa penahanan selama 20 hari pertama di Rutan Gedung Merah Putih KPK terhitung sejak tanggal 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017 mendatang. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya