Berita

Afsel Jacob Zuma/Net

Olahraga

Afsel & Maroko Islah Diplomatik

SELASA, 05 DESEMBER 2017 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Afrika Selatan (Afsel) dan Maroko akan me­mulihkan hubungan alias islah diplomatik setelah lebih dari satu dekade Maroko menarik duta besarnya dari Pretoria. Maroko memanggil duta besarnya dari Afsel pada 2004 setelah bekas Presi­den Afsel Thabo Mbeki mengakui pemisahan sebuah kawasan di Sa­hara Barat yang Maroko klaim sebagai bagian dari wilayahnya.

"Maroko adalah negara Afrika dan kami perlu memiliki hubungan den­gan mereka," kata Presi­den Afsel Jacob Zuma. "Kami tak pernah punya masalah dengan mereka; merekalah yang pertama kali menarik hubungan diplomatik."

Zuma bertemu Raja Maroko Mohamed pekan lalu di sela konferensi tingkat tinggi Uni Ero­pa-Uni Afrika. "Mereka merasa bahkan jika kami berbeda pandangan men­genai isu-isu Sahara Barat, kedua negara hendaknya memiliki hubungan," kata Zuma mengenai posisi para pejabat Maroko di pertemuan itu.


Posisi resmi pemerintah Afsel - seperti ditegaskan Zuma dalam salah satu pidatonya - ialah mendu­kung "penentuan nasib sendiri dan dekolonisasi bagi Sahara Barat." Kepu­tusan untuk memulihkan kembali hubungan den­gan Maroko sepertinya sesuai masukan dari se­jumlah anggota Kongres Nasional Afrika (ANC) yang berkuasa di Afsel. Zuma adalah pemimpin partai itu.

ANC - sebagai salah satu gerakan pembebasan tertua di Afrika - telah lama mendukung mer­eka yang menginginkan kemerdekaan di Sahara Barat dan telah menud­ing Maroko menduduki kawasan itu. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya