Berita

Ali Abdullah Saleh/net

Dunia

Mantan Presiden Ali Abdullah Saleh Tewas Di Tangan Houthi

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 20:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pihak Houthi mengklaim bahwa mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, telah tewas di tangan para prajurit mereka dalam pertempuran di Sanaa.

Berita itu datang dari stasiun radio kementerian dalam negeri yang dikontrol Houthi.

Ada pula rekaman yang beredar di media sosial dan ditayangkan media-media televisi internasional, menampilkan jenazah yang wajahnya sangat mirip dengan Saleh lalu milisi bersenjata menggunakan selimut untuk memindahkan mayat itu ke bagian belakang truk.


Sampai saat ini belum ada sumber independen yang memberitakan kematian Saleh.

Kubu Saleh sebelumnya membantah pemimpin mereka telah terbunuh dan mengatakan bahwa ia terus memimpin dalam perang melawan Houthi, yang merupakan bekas sekutunya, di Sanaa.

Namun, yang pasti Ali Abdullah Saleh tidak tampil di depan publik sejak laporan kematiannya tersiar.

Sumber yang dekat dengan Saleh mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kepala keamanan mantan presiden itu, Hussein al-Hamidi, juga terbunuh. Namun tidak ada rincian lebih lanjut.

Pada hari ini  sumber Al Jazeera mengabarkan bahwa pemberontak Houthi telah mengambil alih sebagian besar ibu kota negara itu dari pasukan Saleh.

"Hanya kelompok kecil yang tersisa," ucap sumber, Hussain Albukhaiti, yang memiliki hubungan dekat dengan Houthi.

Albukhaiti mengatakan bahwa para pejuang telah mengamankan daerah-daerah utama di selatan ibu kota, termasuk daerah perumahan Al-Mesbahi yang sangat strategis, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah Saleh.

"Daerah di sekitar rumahnya benar-benar dikelilingi dan bisa diambil alih oleh Houthi dalam beberapa jam ke depan," katanya.

Saleh memerintah Yaman selama lebih dari tiga dekade dan memainkan peran penting dalam perang saudara yang sedang berlangsung di negara itu. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya