Berita

Abdul Karding, Aziz Syamsuddin, Maruarar Sirait, dan Fadli Zon/RMOL

Politik

PDIP Selalu Unggul Karena Megawati Dan Jokowi

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 06:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Elektabilias PDI Perjuangan selalu teratas jauh melebihi partai-partai lain karena memiliki figur unggul. Yaitu dua sosok yang tak dapat dipisahkan, Megawati Sukarnoputri dan Joko Widodo.

Demikian disampaikan Maruarar Sirait saat menjadi pembicara  dalam Peesentasi dan Diskusi Survei Nasional Indo Barometer bertajuk "Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019?" di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (3/12).

Selian Maruarar, hadir pula sebagai pembicara Politikus PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Demokrat Hintja Panjaitan, Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin dan Waketum Gerindra Fadli Zon.


Menurut Maruarar, Megawatu dan Jokowi merupakan kombinasi yang sangat tepat. Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan merupakan figur yang memiliki kharisma yang sangat kuat untuk merekatkan persatuan di internal partai. Sehingga mesin partai terus bergerak secara dinamis. Sementara itu, sosok Jokowi menjadi magnet yang sangat kuat  menarik dukungan  masyarakat.

"Di internal PDI Perjuangan Solid. Di eksternal kita dicintai oleh masyarakat," Tegasnya.

Lebih lanjut Ara menambahakan bahwa kecintaan masyarakat kepada figur Jokowi memiliki alasan yang masuk akal. Selain tegas, Jokowi juga  telah melakukan kerja-kerja nyata untuk kesejahteraan rakyat dan mensukseskan pembangunan nasional.

"Kerja nyata dan dekat dengan rakyat lah sehingga Jokowi makin dicintai rakyat," katanya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer menyatakan bahwa secara pilihan partai politik jika dilakukan hari ini PDI Perjuangan  unggul dengan 30,2 persen. Angka ini jauh terpaut jauh dengan partai-partai lain, antara lain Partai Golkar 12,5 persen, Gerindra 10, 8 persen, Demokrat 7,7 persen dan PKB 6 persen.

Survei nasional ini dilaksanakan pada 15-23 November 2017 di seluruh provinsi di Indonesia.  Jumlah sampel sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya